Pandemi COVID-19, Angka Laka Lantas di Jatim Menurun 14 persen
Kamis, 02 Juli 2020 - 16:47 WIB
loading...
Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan. Foto/SINDOnews/Lukman Hak
A
A
A
SURABAYA - Ditlantas Polda Jatim mencatat selama pandemi COVID-19 terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jatim. Terhitung Januari - 28 Juni 2020 terjadi sebanyak 10.800 kasus laka lantas.
Dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 2.000 orang. Sementara jumlah korban yang mengalami luka berat sebanyak 188 orang dan luka ringan sebanyak 13.000 orang.
“Kalau selama pandemi COVID-19, ada penurunan jumlah kasus laka lantas dibanding tahun lalu. Penurunannya mencapai 14 persen,” kata Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan, Kamis (2/7/2020).
Pihaknya meyakini, ada banyak faktor yang menyebabkan menurunnya angka laka lantas. Diantaranya adalah penerapan Pemberlakuan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Baik di Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) maupun di Malang Raya (Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu).
Dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 2.000 orang. Sementara jumlah korban yang mengalami luka berat sebanyak 188 orang dan luka ringan sebanyak 13.000 orang.
“Kalau selama pandemi COVID-19, ada penurunan jumlah kasus laka lantas dibanding tahun lalu. Penurunannya mencapai 14 persen,” kata Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan, Kamis (2/7/2020).
Pihaknya meyakini, ada banyak faktor yang menyebabkan menurunnya angka laka lantas. Diantaranya adalah penerapan Pemberlakuan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Baik di Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) maupun di Malang Raya (Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu).
Lihat Juga :