Tragis! Gajah Sumatera Berkalung GPS Ditemukan Tinggal Tulang Belulang
Rabu, 14 September 2022 - 13:20 WIB
loading...
A
A
A
Said menyebut, GPS yang terpasang pada gajah tersebut masih aktif. Hanya saja, posisi gajah terus bergerak. Said menduga, gajah betina itu diperkirakan sudah mati 10 hingga 13 hari.
"Ada GPS nya yang kita pasang dulu tahun 2020, maka kita bisa pantau. Titik koordinat terakhir gajah aktif dan selanjutnya bergerak, dan kemudian ditemukan mati," kata Said, Rabu (14/9/2022).
Diamenjelaskan, kematian gajah tersebut belum diketahui secara pasti penyebabnya. Apakah gajah tersebut sakit atau dibunuh.
Baca juga: Hanya Tulang dan Kulit, Gajah-gajah di Bali Jadi Sorotan Media Asing
"GPS sempat error, sehingga pergerakan gajah tidak temonitor beberapa hari, lalu aktif lagi GPS-nya, dan terpantau lagi. Tim sudah ke lokasi untuk autopsi dan nanti bisa dilakukan uji lab," pungkasnya.
"Ada GPS nya yang kita pasang dulu tahun 2020, maka kita bisa pantau. Titik koordinat terakhir gajah aktif dan selanjutnya bergerak, dan kemudian ditemukan mati," kata Said, Rabu (14/9/2022).
Diamenjelaskan, kematian gajah tersebut belum diketahui secara pasti penyebabnya. Apakah gajah tersebut sakit atau dibunuh.
Baca juga: Hanya Tulang dan Kulit, Gajah-gajah di Bali Jadi Sorotan Media Asing
"GPS sempat error, sehingga pergerakan gajah tidak temonitor beberapa hari, lalu aktif lagi GPS-nya, dan terpantau lagi. Tim sudah ke lokasi untuk autopsi dan nanti bisa dilakukan uji lab," pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :