Terjerat Korupsi Dana Desa Rp300 Juta, Kades di Serdang Bedagai Diborgol dan Dikirim ke Kejaksaan

Selasa, 13 September 2022 - 16:01 WIB
loading...
Terjerat Korupsi Dana Desa Rp300 Juta, Kades di Serdang Bedagai Diborgol dan Dikirim ke Kejaksaan
Mantan Kades Mainu Tengah, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai, Giwanto alias Bibit (42) jadi tersangka korupsi dana desa. Foto/iNews TV/Abdullah Sani Hasibuan
A A A
TEBING TINGGI - Giwanto alias Bibit (42) hanya bisa tertunduk lesu, dengan kondisi tangan terborgol saat dikirim oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Tebing Tinggi, ke Kejari Tebing Tinggi. Giwanto menjadi tersangka kasus korupsi dana desa senilai Rp300 juta.

Baca juga: Korupsi Dana Desa, Kades Sebuea Langsung Diborgol dan Dijebloskan Tahanan

Kasus korupsi dana desa itu terjadi, saat Giwanto menjabat sebagai Kades Mainu Tengah, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai. Selain Giwanto, polisi juga menetapkan Kasi Keuangan Desa Mainu Tengah, Kiki Susan Hadianto (46) sebagai tersangka korupsi dana desa tersebut.



Dalam kondisi tangan terborgol, kedua tersangka kasus korupsi dana desa ini digiring ke Kejari Tebing Tinggi, untuk segera dilanjutkan ke proses persidangan.

Baca juga: Dukun Palsu Pengganda Uang Tipu Warga Manado, Gasak Uang Rp60 Juta

Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi, Junisar Rudianto Silalahi mengatakan, dari pemeriksaan sejumlah saksi, penyidik menemukan sejumlah kegiatan yang tidak dikerjakan oleh tersanka pada tahun anggaran 2019.

"Kegiatan yang telah dianggarkan dan tidak dikerjakan itu berupa pengerasaan jalan sepanjang 700 m; pembangunan saluran dranaise sepanjang 250 m; dan pekerjaan rabat beton sepanjang 200 m, serta juga terdapat pembayaran fiktif," tutur Junisar.

Baca juga: 1 Berhasil Sembuh, Natuna Nihil Kasus Aktif Covid-19

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka bersama barang bukti berupa rekening koran bank, slip penarikan rekening, surat perintah membayar langsung, surat perintah pencairan dana, serta surat pendukung lainnya, diserahkan ke Kejari Tebing Tinggi.

Kedua tersangka diancam Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 junto Pasal 18 UU No. 20/2001 tentang perubahan atas UU No. 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1182 seconds (10.177#12.26)