Mabuk Tuak, Suami Sayat Leher Istri di Depan Kedua Anaknya

Selasa, 13 September 2022 - 14:02 WIB
loading...
Mabuk Tuak, Suami Sayat Leher Istri di Depan Kedua Anaknya
Ilustrasi pelaku pembacokan/penganiayaan. Foto: Istimewa
A A A
ASAHAN - Seorang suami AA (31) tega menganiaya istrinya sendiri Hariati (25) dengan menggunakan pisau hingga sekarat, Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan.

Kepala lingkungan VII, Dodi Suprianto mengatakan, pelaku mabuk tuak. Pulang ke rumah terjadi keributan. Diduga gelap mata, pelaku mengambil pisau cuter menyayat leher korban hingga bersimbah darah.

Yang mengenaskan, peristiwa tersebut terjadi di depan kedua anak mereka yang masih kecil.

Baca juga: Anak Durhaka! Pukuli Orangtua hingga Lebam saat Mabuk Tuak

"Kejadiannya Sabtu (9/9) di rumah kontrakannya. Dua anak–anak mereka juga turut menyaksikan peristiwa tersebut," katanya, kepada wartawan, Selasa (13/9/2022).

Dijelaskan dia, saat kejadian warga mendengar suara ribut dan teriakan histeris dari rumah kontrakan itu dan malapor. Saat didatangi, korban sudah bersimbah darah dan dalam keadaan hidup.

“Saya di panggil warga yang memberitahukan ada ribu-ribut antara suami dan istri, di lokasi ada pisau, saya sempat foto,” sebut Dodi.

Baca: Mabuk Tuak, Pria di Palembang Pegang Alat Vital Nenek 70 Tahun

Sementara itu, ibu kandung korban Miswati menyebutkan, penganiayaan terhadap anaknya bukan kali ini saja.

“Saya sudah berulangkali menasehati jangan main tangan sama istri, yang tragisnya lagi kemarin pernah AA mau menggorok leher anak saya ini. Saya tanya sama cucu, kenapa bunda dibilangnya ayah mabuk nek, pegang pisau mukulin bunda," paparnya.

Baca: Tersinggung Disebut Reseh Saat Mabuk Tuak, Pemuda Ogan Ilir Tusuk Teman hingga Tewas

Dijelaskan dia, pelaku bekerja di laut. Sementara korban kerja di kota. Belakangan diketahui, perbuatan pelaku dirasuki cemburu yang gak beralasan terhadap korban.

“Memang kami belum buat pengaduan ke kantor polisi, masih berembuk dulu,” pungkas Miswati.
(san)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1536 seconds (10.55#12.26)