Anak Durhaka! Pukuli Orangtua hingga Lebam saat Mabuk Tuak

Sabtu, 09 Juli 2022 - 13:13 WIB
loading...
Anak Durhaka! Pukuli...
Ini dia tampang anak pelaku penganiayaan orangtua. Foto: Demon/SINDOnews
A A A
BENGKULU - Seorang anak, di Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, berinisial IN (18), diduga menganiaya kedua orangtuanya saat dalam keadaan mabuk.

Diduga, pelaku tega menganiaya kedua orangtuanya, lantaran pengaruh dari minuman keras (miras) jenis tuak, dan obat batuk yang disalahgunakan.

Kapolsek Seginim, Iptu Kusyadi mengatakan, akibat penganiayaan itu, ibu pelaku mengalami memar dan lebam. Sementara bapak pelaku mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kiri.

Baca juga: Polres Tulungagung Selidiki Dugaan Penganiayaan Ulama

"Dugaan penganiyaan anak kandung itu, terkait akibat cekcok antara terduga pelaku dan kedua orangtuanya. Kejadian cekcok itu, diduga sudah sering terjadi antara anak dan orangtua," katanya, Sabtu (9/7/2022).

Terduga pelaku, terang Kusyadi, disangkakan dengan Pasal 44 ayat 1, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004, tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga.

"Saat kejadian, terduga pelaku kurang sadar atau mabuk, dikarenakan sebelumnya meminum obat batuk dan minuman keras jenis tuak," pungkasnya.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buruh Korban Penyekapan...
Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Perusahaan Percetakan, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan YTR , Taufik Hidayat Peragakan Pukul Pakai Golok dan Sundut Korban
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Korban Disiksa Selama...
Korban Disiksa Selama 3 Tahun, Mengapa Tak Melawan? Ini Penjelasan Psikolog!
Rekomendasi
Kemendikdasmen Alihkan...
Kemendikdasmen Alihkan Pengelolaan KNIU ke Kementerian Kebudayaan, Fokus Perkuat Peran UNESCO
Sambut Liburan Sekolah,...
Sambut Liburan Sekolah, Central Park 2 Hadirkan Dunia Manis dan Menggemaskan melalui Tuntunzai Capybara Chocolate
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved