Kronologi Mencekam Puluhan Preman Serang Apartemen Mewah di Pluit
Senin, 12 September 2022 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
”Warga dinaikkan daripada iuran tiap bulannya biasanya Rp15.000, sekarang Rp23.000 ada 53 persen (kenaikan),” kata Yusuf saat ditemui dilokasi pada Senin (12/9/2022). Baca juga: Puluhan Preman Rusak Apartemen Mewah, 5 Petugas Keamanan Luka-luka
Dijelaskan Yusuf, konflik bermula saat beberapa penghuni apartemen memprotes kenaikan IPL dan meminta pengelola transparan terkait pengelolaan keuangan yang dilakukan.
Merasa tidak ada kejelasan, penghuni yang protes akhirnya bersepakat untuk tidak membayar IPL tersebut. Baca juga: Mencekam! Puluhan Preman Rusak Fasilitas Apartemen Mewah di Penjaringan
Hal ini berujung pihak pengelola memutus aliran listrik dan air. Pemutusan aliran listrik dan air itu lantas dibalas para penghuni dengan menyegel kantor pengelola di lantai basemen apartemen tersebut. ”Warga tidak terima dan tidak mau pengelola ada di sini,” ucapnya.
Belakangan diketahui buntut penyerangan dan pengrusakan itu lantaran adanya konflik antara penghuni dan pengelola Apartemen Pantai Mutiara. Saat ini, Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Metro Penjaringan tengah melakukan mediasi antara kedua belah pihak.
”Nanti sore pukul 17.00 WIB rencananya antara pengelola dengan pengghuni kita pertemukan, nanti dimediasi oleh Polsek Penjaringan,” kata Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Erlin Tang Jaya, Senin (12/9/2022).
Dijelaskan Yusuf, konflik bermula saat beberapa penghuni apartemen memprotes kenaikan IPL dan meminta pengelola transparan terkait pengelolaan keuangan yang dilakukan.
Merasa tidak ada kejelasan, penghuni yang protes akhirnya bersepakat untuk tidak membayar IPL tersebut. Baca juga: Mencekam! Puluhan Preman Rusak Fasilitas Apartemen Mewah di Penjaringan
Hal ini berujung pihak pengelola memutus aliran listrik dan air. Pemutusan aliran listrik dan air itu lantas dibalas para penghuni dengan menyegel kantor pengelola di lantai basemen apartemen tersebut. ”Warga tidak terima dan tidak mau pengelola ada di sini,” ucapnya.
Belakangan diketahui buntut penyerangan dan pengrusakan itu lantaran adanya konflik antara penghuni dan pengelola Apartemen Pantai Mutiara. Saat ini, Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Metro Penjaringan tengah melakukan mediasi antara kedua belah pihak.
”Nanti sore pukul 17.00 WIB rencananya antara pengelola dengan pengghuni kita pertemukan, nanti dimediasi oleh Polsek Penjaringan,” kata Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Erlin Tang Jaya, Senin (12/9/2022).
(ams)
Lihat Juga :