Tinggal di Gua Selama 20 Tahun, Kakek di Malang Ingin Belajar Ilmu Kesaktian
Rabu, 07 September 2022 - 03:41 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan selama ini warga mengetahui keberadaan Yudi di dalam gua. Tetapi karena keinginan mendapat ilmu dengan bertapa keinginan Yudi tak bisa dicegah oleh warga sekitar. Apalagi Yudi pun dianggap tidak mengganggu kendati tinggal di gua yang aksesnya sulit dari akses jalan permukiman.
"(Warga sekitar) Tahu memang mau gimana lagi, sudah maunya orangnya tinggal disitu. Jadi cuma bisa kasih makan, kalau lewat, orangnya kadang minta uang, lokasinya sulit," ucapnya.
Sebelum dievakuasi awalnya Yudi ini kerap keluar gua dan berinteraksi dengan warga. Ia biasanya berjalan untuk menuju pasar atau meminta makanan dan uang kepada warga. Oleh warga sekitar pun ia biasanya diberikan makanan saat Yudi keluar gua ke permukiman warga.
"Biasanya masih bisa jalan, jadi makan terus apa masih dikasih warga-warga sekitar, kalau sering lewat masih dikasih (makanan), karena lama nggak kelihatan warga ini penasaran akhirnya dicek. Waktu masih sehat bisa jalan sering keluar, ke pasar, jalan-jalan, terus balik lagi ke gua," bebernya.
Namun saat dicek dari jauh itulah, Yudi tampak tak berdaya dan hanya tertidur saja. Bahkan aktivitas ini ia lakukan berhari-hari sehingga menimbulkan kecurigaan warga Yudi tengah menderita sakit. Benar saja saat dicek, Yudi tak bisa lagi berjalan karena sakit dan usianya yang kian menua.
Baca: Ketika Kapolres Tapsel dan Mahasiswa Kompak Pungut Sampah Usai Demo Tolak Kenaikan BBM.
Warga pun melaporkan kepada pemerintah desa setempat dan bersama - sama relawan, kepolisian, TNI, tim medis, dan dinas sosial mengevakuasi yang bersangkutan pada Kamis (1/9/2022). Proses evakuasi pun berjalan dramatis, curamnya medan menuju gua membuat tim membutuhkan waktu 30 menit lebih mengevakuasi Yudi.
"(Warga sekitar) Tahu memang mau gimana lagi, sudah maunya orangnya tinggal disitu. Jadi cuma bisa kasih makan, kalau lewat, orangnya kadang minta uang, lokasinya sulit," ucapnya.
Sebelum dievakuasi awalnya Yudi ini kerap keluar gua dan berinteraksi dengan warga. Ia biasanya berjalan untuk menuju pasar atau meminta makanan dan uang kepada warga. Oleh warga sekitar pun ia biasanya diberikan makanan saat Yudi keluar gua ke permukiman warga.
"Biasanya masih bisa jalan, jadi makan terus apa masih dikasih warga-warga sekitar, kalau sering lewat masih dikasih (makanan), karena lama nggak kelihatan warga ini penasaran akhirnya dicek. Waktu masih sehat bisa jalan sering keluar, ke pasar, jalan-jalan, terus balik lagi ke gua," bebernya.
Namun saat dicek dari jauh itulah, Yudi tampak tak berdaya dan hanya tertidur saja. Bahkan aktivitas ini ia lakukan berhari-hari sehingga menimbulkan kecurigaan warga Yudi tengah menderita sakit. Benar saja saat dicek, Yudi tak bisa lagi berjalan karena sakit dan usianya yang kian menua.
Baca: Ketika Kapolres Tapsel dan Mahasiswa Kompak Pungut Sampah Usai Demo Tolak Kenaikan BBM.
Warga pun melaporkan kepada pemerintah desa setempat dan bersama - sama relawan, kepolisian, TNI, tim medis, dan dinas sosial mengevakuasi yang bersangkutan pada Kamis (1/9/2022). Proses evakuasi pun berjalan dramatis, curamnya medan menuju gua membuat tim membutuhkan waktu 30 menit lebih mengevakuasi Yudi.
Lihat Juga :