FK Unair Kirim Tim Penurunan Angka Kematian Ibu di 20 Pulau Terpencil
Senin, 05 September 2022 - 19:43 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyebutkan, misi kali ini tidak hanya memberikan manfaat kepada masyarakat umum. Namun juga memberikan workshop dan pendampingan kepada tenaga kesehatan setempat. Mengupdate pengetahuan mereka mengenai sistem perujukan dan tata laksana penanganan pada pasien ibu hamil dan melahirkan dengan keadaan tertentu.
Beberapa dokter yang diberangkatkan dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak yaitu dr. Muhammad Ali Syahrun Mubarak selaku Chief Pediatri. Kemudian dari Departemen Anestesi ada dokter senior, dr. Yoppie Prim Avidar dan satu PPDS, dr. Muzawwarin.
Selanjutnya dari Departemen Obstetri dan Ginekologi ada dr Riska Wahyuningtyas, Sp.OG dan satu chief departemen Obgyn, dr Dito Oktawijaya Pratama. "Untuk staf dosen akan berada di sana satu bulan penuh. Sementara PPDS akan bergantian selama dua minggu sekali," tambah dekan.
Budi menegaskan, FK Unair selalu mendukung segala aktifitas sivitas akademisnya yang menjalankan misi kemanusiaan. "Apalagi di Jawa Timur sendiri yang terdiri dari beberapa pulau, saya pikir FK UNAIR selalu mendukung. Termasuk beraktifitas bersama RSTKA. Khususnya untuk penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM). Dokter-dokternya kami sediakan dari FK Unair," bebernya.
Para dokter ini akan bertolak ke kepulauan malam ini. Sebelumnya mereka sudah dilepas secara resmi oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.
Beberapa dokter yang diberangkatkan dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak yaitu dr. Muhammad Ali Syahrun Mubarak selaku Chief Pediatri. Kemudian dari Departemen Anestesi ada dokter senior, dr. Yoppie Prim Avidar dan satu PPDS, dr. Muzawwarin.
Selanjutnya dari Departemen Obstetri dan Ginekologi ada dr Riska Wahyuningtyas, Sp.OG dan satu chief departemen Obgyn, dr Dito Oktawijaya Pratama. "Untuk staf dosen akan berada di sana satu bulan penuh. Sementara PPDS akan bergantian selama dua minggu sekali," tambah dekan.
Budi menegaskan, FK Unair selalu mendukung segala aktifitas sivitas akademisnya yang menjalankan misi kemanusiaan. "Apalagi di Jawa Timur sendiri yang terdiri dari beberapa pulau, saya pikir FK UNAIR selalu mendukung. Termasuk beraktifitas bersama RSTKA. Khususnya untuk penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM). Dokter-dokternya kami sediakan dari FK Unair," bebernya.
Para dokter ini akan bertolak ke kepulauan malam ini. Sebelumnya mereka sudah dilepas secara resmi oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.
(msd)
Lihat Juga :