Kisah Misteri Makam Kyai Waqak di Kendal yang Sulit Dirobohkan
Senin, 05 September 2022 - 05:09 WIB
loading...
A
A
A
Makam kuno yang dipervaya sebagai tempat disemayamkannya tokoh penyebar Islam di Kendal itu, ditemukan berdasarkan silsilah yang telah disusun oleh Raden Tumenggung Komari Kriyo Dipuro di makam Raden Mertowidjoyo III di Desa Sukolilan, Kecamatan Patebon. Raden Mertowidjoyo III semasa hidupnya pernah bertugas menjadi Adipati Kendal, pada tahun 1725-1739 Masehi. Ia adalah pemegang Pusaka Kendil Wesi terakhir.
Sementara dilansir dari kendalkab.go.id, disebutkan dari catatan Amien Budiman, Kyai Kendil Wesi itu nama aslinya adalah Tumenggung Singowijoyo. Tumenggung Singowijoyo merupakan Bupati Kendal yang tewas di Gunung Tidar Magelang, ketika terjadi geger Pakunegaran. Kemudian ia digantikan oleh keponakannya dengan gelar Tumenggung Mertowijoyo.
Baca juga: Memilukan! Adopsi Anak Hasil Hubungan Gelap Oknum Polisi, Pasutri di Luwu Timur Jadi Tersangka
Setelah Tumenggung Mertowijoyo meninggal, digantikan oleh adiknya dengan nama kehormatan yang sama yaitu Tumenggung Mertowijoyo, yang meninggal di Loji Semarang. Tumenggung ini mempunyai putera yang bernama Mertowijoyo yang kemudian lebih dikenal dengan Mertowijoyo I.
Sedangkan catatan yang beredar di Kendal menerangkan, yang dimaksud Kyai Kendil Wesi adalah Bupati Kendal yang memiliki nama Mertowijoyo II, adik dari Tumenggung Singowijoyo yang memerintah pada tahun 1700-1725. Meninggal dan dimakamkan di pemakaman Pekuncen Kendal.
Sedangkan pusakanya yang bernama Kendil Wesi diwariskan pada puteranya yang namanya juga nunggak semi dengannya yaitu Mertowijoyo III. Setelah meningal dunia, jenazah dan pusaka Kendil Wesinya dimakamkan di bawah pohon Doropayung Desa Sukolilan, Patebon, Kendal.
Baca juga: Viral! Santri Ponpes Ternama di Ponorogo Tewas, Ibu Menangis dan Mengadu ke Hotman Paris
Sementara dilansir dari kendalkab.go.id, disebutkan dari catatan Amien Budiman, Kyai Kendil Wesi itu nama aslinya adalah Tumenggung Singowijoyo. Tumenggung Singowijoyo merupakan Bupati Kendal yang tewas di Gunung Tidar Magelang, ketika terjadi geger Pakunegaran. Kemudian ia digantikan oleh keponakannya dengan gelar Tumenggung Mertowijoyo.
Baca juga: Memilukan! Adopsi Anak Hasil Hubungan Gelap Oknum Polisi, Pasutri di Luwu Timur Jadi Tersangka
Setelah Tumenggung Mertowijoyo meninggal, digantikan oleh adiknya dengan nama kehormatan yang sama yaitu Tumenggung Mertowijoyo, yang meninggal di Loji Semarang. Tumenggung ini mempunyai putera yang bernama Mertowijoyo yang kemudian lebih dikenal dengan Mertowijoyo I.
Sedangkan catatan yang beredar di Kendal menerangkan, yang dimaksud Kyai Kendil Wesi adalah Bupati Kendal yang memiliki nama Mertowijoyo II, adik dari Tumenggung Singowijoyo yang memerintah pada tahun 1700-1725. Meninggal dan dimakamkan di pemakaman Pekuncen Kendal.
Sedangkan pusakanya yang bernama Kendil Wesi diwariskan pada puteranya yang namanya juga nunggak semi dengannya yaitu Mertowijoyo III. Setelah meningal dunia, jenazah dan pusaka Kendil Wesinya dimakamkan di bawah pohon Doropayung Desa Sukolilan, Patebon, Kendal.
Baca juga: Viral! Santri Ponpes Ternama di Ponorogo Tewas, Ibu Menangis dan Mengadu ke Hotman Paris
Lihat Juga :