Harga BBM Naik, Nelayan di Aceh Tidak Melaut
Minggu, 04 September 2022 - 16:54 WIB
loading...
Antrean panjang kapal-kapal milik nelayan tradisional di dermaga sandar Desa Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, mereka terpaksa tidak melaut sebagai dampak kenaikan harga BBM. iNewsTV/Syukri Syarifuddin
A
A
A
BANDA ACEH - Sejumlah nelayan tradisional di Dermaga Lampulo, Banda Aceh mengeluhkan kenaikan harga bahan bakar minyak ( BBM ). Pasalnya, sebagian mereka tidak bisa melaut karena tak sanggup membeli BBM jenis solar.
Kini, terlihat antrean panjang kapal-kapal milik nelayan tradisional di dermaga sandar Desa Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, pascapemerintah resmi menaikkan harga BBM.
Baca juga: 2 Penimbun BBM Bersubsidi di Nagan Raya Ditangkap Polisi
Kapal-kapal ini terpaksa bersandar, karena para nelayan tidak mendapatkan bahan bakar jenis solar untuk melaut, selain terbatas nelayan mengaku pengeluaran mereka juga harus dihemat, karena BBM naik akan berdampak terhadap berbagai kebutuhan perekonomian rumah tangga.
Para nelayan meminta pemerintah untuk dapat menurunkan harga beli bahan bakar karena tidak semua hasil tangkapan nelayan akan dibeli dengan harga yang sesuai.
“Kami harap harga beli bisa diturunkan karena tidak semua tangkapan nelayan dibeli dengan harga yang sesuai,” kata salah seorang nelayan Aceh di dermaga, Muhammad Jaki.
Kini, terlihat antrean panjang kapal-kapal milik nelayan tradisional di dermaga sandar Desa Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, pascapemerintah resmi menaikkan harga BBM.
Baca juga: 2 Penimbun BBM Bersubsidi di Nagan Raya Ditangkap Polisi
Kapal-kapal ini terpaksa bersandar, karena para nelayan tidak mendapatkan bahan bakar jenis solar untuk melaut, selain terbatas nelayan mengaku pengeluaran mereka juga harus dihemat, karena BBM naik akan berdampak terhadap berbagai kebutuhan perekonomian rumah tangga.
Para nelayan meminta pemerintah untuk dapat menurunkan harga beli bahan bakar karena tidak semua hasil tangkapan nelayan akan dibeli dengan harga yang sesuai.
“Kami harap harga beli bisa diturunkan karena tidak semua tangkapan nelayan dibeli dengan harga yang sesuai,” kata salah seorang nelayan Aceh di dermaga, Muhammad Jaki.
Lihat Juga :