Green Policing Kapolda Aceh Perkuat Ketahanan Ekologi dan Ekonomi Desa Pesisir
Rabu, 04 Maret 2026 - 09:11 WIB
loading...
Anggota Komisi III DPR dari dapil Aceh Nasir Djamil mengapresiasi langkah Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah dalam menginisiasi penanaman 10 ribu mangrove sebagai bagian dari program Green Policing. Foto: Dok Sindonews
A
A
A
BANDA ACEH - Anggota Komisi III DPR RI dari dapil Aceh Nasir Djamil mengapresiasi langkah Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah dalam menginisiasi penanaman 10 ribu mangrove sebagai bagian dari program Green Policing atau Polisi Hijau. Program tersebut sebagai pendekatan strategis dalam memperkuat pertahanan ekologis pesisir sekaligus mitigasi bencana.
Dia menjelaskan mangrove memiliki banyak manfaat, selain menjadi habitat ikan dan berbagai biota laut, juga berfungsi meredam gelombang besar seperti tsunami. Karena itu, penanaman 10 ribu mangrove merupakan model mitigasi bencana melalui pendekatan ekologi.
Baca juga: Kapolda Aceh Perkuat Pendekatan Humanis dan Sinergi Daerah
“Inisiatif Kapolda Aceh yang menanam 10 ribu tanaman mangrove patut mendapat dukungan dari semua pihak di Aceh. Mangrove itu banyak manfaatnya. Selain tempat tinggal ikan dan jenis binatang laut lainnya, pohon mangrove itu juga bisa mengurai air saat gelombang besar seperti tsunami. Karena itu, inisiasi 10 ribu tanaman mangrove adalah model mitigasi bencana melalui pendekatan ekologi,” ujar Nasir, Selasa (3/3/2026).
Inisiatif tersebut dalam pandangannya bertujuan mendekatkan kembali masyarakat pesisir dengan lingkungannya, khususnya generasi muda yang selama ini mungkin belum banyak memahami pentingnya tanaman mangrove.
Dia menjelaskan mangrove memiliki banyak manfaat, selain menjadi habitat ikan dan berbagai biota laut, juga berfungsi meredam gelombang besar seperti tsunami. Karena itu, penanaman 10 ribu mangrove merupakan model mitigasi bencana melalui pendekatan ekologi.
Baca juga: Kapolda Aceh Perkuat Pendekatan Humanis dan Sinergi Daerah
“Inisiatif Kapolda Aceh yang menanam 10 ribu tanaman mangrove patut mendapat dukungan dari semua pihak di Aceh. Mangrove itu banyak manfaatnya. Selain tempat tinggal ikan dan jenis binatang laut lainnya, pohon mangrove itu juga bisa mengurai air saat gelombang besar seperti tsunami. Karena itu, inisiasi 10 ribu tanaman mangrove adalah model mitigasi bencana melalui pendekatan ekologi,” ujar Nasir, Selasa (3/3/2026).
Inisiatif tersebut dalam pandangannya bertujuan mendekatkan kembali masyarakat pesisir dengan lingkungannya, khususnya generasi muda yang selama ini mungkin belum banyak memahami pentingnya tanaman mangrove.
Lihat Juga :