Kisah Panembahan Senopati Ubah Perkampungan Menjadi Kerajaan Islam Terbesar di Jawa
Kamis, 01 September 2022 - 05:05 WIB
loading...
A
A
A
Jejak kebesaran Kerajaan Mataram Islam, hingga saat ini masih bisa ditemukan di wilayah Jogjakarta dan sekitarnya, seperti di Kotagede, Kerto, Pleret, Ambarkerawang Gamping, Krapyak, Keraton Jogjakarta dan Pakualaman.
Jejak itu juga tampak di Taman Sari, Masjid Kauman, Benteng Vredebruk, Gedung Agung, Malioboro dan lainnya.
Selama pemerintahannya, dari 1580-1601, Panembahan Senopati berhasil memperluas wilayah kerajaannya, hingga ke Surabaya, Madiun, Ponorogo, Cirebon, bahkan Galuh. Semua wilayah taklukan itu kemudian beragama Islam.
Baca: Ramalan Sunan Giri dan Penaklukkan Mataram Atas Kesultanan Pajang
Untuk membangun pusat penyebaran agama Islam di wilayah kekuasaannya, Panembahan Senopati mendirikan rumah ibadah, menterjemahkan Alquran ke dalam bahasa Jawa, dan mendirikan pesantren-pesantren.
Selama 26 tahun memimpin Kerajaan Mataram Islam, Panembahan Senopati dinilai berhasil menyebarkan agama Islam. Setelah Penambahan Senopati mangkat, pada 1601, Kerajaan Mataram Islam terus berkembang pesat.
Sampai di sini ulasan singkat Cerita Pagi, semoga bermanfaat.
Sumber tulisan:
1. Peri Mardiono, Tuah Bumi Mataram dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II, Araska Publisher, 2020.
2. V. Wiranata Sujarweni, Menelusuri Jejak Mataram Islam di Yogyakarta, Anak Hebat Indonesia, 2017.
3. Soedjipto Abimanyu, Kitab Terlengkap Sejarah Mataram, Saufa, 2015.
4. Alik Al Adhim, Kerajaan-kerajaan Islam di Jawa, JPBOOKS, 2015.
Jejak itu juga tampak di Taman Sari, Masjid Kauman, Benteng Vredebruk, Gedung Agung, Malioboro dan lainnya.
Selama pemerintahannya, dari 1580-1601, Panembahan Senopati berhasil memperluas wilayah kerajaannya, hingga ke Surabaya, Madiun, Ponorogo, Cirebon, bahkan Galuh. Semua wilayah taklukan itu kemudian beragama Islam.
Baca: Ramalan Sunan Giri dan Penaklukkan Mataram Atas Kesultanan Pajang
Untuk membangun pusat penyebaran agama Islam di wilayah kekuasaannya, Panembahan Senopati mendirikan rumah ibadah, menterjemahkan Alquran ke dalam bahasa Jawa, dan mendirikan pesantren-pesantren.
Selama 26 tahun memimpin Kerajaan Mataram Islam, Panembahan Senopati dinilai berhasil menyebarkan agama Islam. Setelah Penambahan Senopati mangkat, pada 1601, Kerajaan Mataram Islam terus berkembang pesat.
Sampai di sini ulasan singkat Cerita Pagi, semoga bermanfaat.
Sumber tulisan:
1. Peri Mardiono, Tuah Bumi Mataram dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II, Araska Publisher, 2020.
2. V. Wiranata Sujarweni, Menelusuri Jejak Mataram Islam di Yogyakarta, Anak Hebat Indonesia, 2017.
3. Soedjipto Abimanyu, Kitab Terlengkap Sejarah Mataram, Saufa, 2015.
4. Alik Al Adhim, Kerajaan-kerajaan Islam di Jawa, JPBOOKS, 2015.
(san)
Lihat Juga :