Kisah Panembahan Senopati Ubah Perkampungan Menjadi Kerajaan Islam Terbesar di Jawa
Kamis, 01 September 2022 - 05:05 WIB
loading...
A
A
A
Dengan tombak Kiai Plered, Danang Sutawijaya merobek perut Arya Panangsang hingga ususnya terburai dan tewas.
Raden Hadiwijaya memenuhi janjinya memberikan tanah Pati dan Mentaok, kepada para pemenang sayembara Ki Ageng Pamanahan dan Ki Panjawi. Ki Panjawi diberi tanah Pati yang saat itu sudah menjadi kota besar.
Sedangkan Ki Ageng Pamanahan mendapat tanah Mentaok yang saat ini masih berupa hutan lebat. Karena teringat dengan ramalan Sunan Giri, hutan belantara itu kemudian dibabat dengan tirakat yang sungguh-sungguh.
Baca: Kisah Pemberontakan Trunojoyo dan Hancurnya Kerajaan Mataram
Sayang, Ki Ageng Pamanahan telah lebih dahulu meninggal dunia, pada 1575. Sehingga, dirinya tidak sempat melihat kelahiran dan kemajuan Kerajaan Mataram Islam yang telah diramalkan Sunan Giri tersebut.
Dirinya pun disebut sebagai leluhur Kerajaan Mataram Islam. Sepeninggal Ki Ageng Pamanahan, Mentaok diserahkan kepada anaknya Danang Sutawijaya. Di tangan Danang Suta Wijaya, Mentaok yang awalnya hanya perkampungan biasa berkembang menjadi kerajaan Islam terbesar di Jawa.
Danang Sutawijaya kemudian mendapatkan gelar Panembahan Senopati, Raja Mataram Islam yang pertama.
Baca: Muslihat Mataram Manfaatkan Rakyat Surabaya Taklukkan Sunan Giri
Raden Hadiwijaya memenuhi janjinya memberikan tanah Pati dan Mentaok, kepada para pemenang sayembara Ki Ageng Pamanahan dan Ki Panjawi. Ki Panjawi diberi tanah Pati yang saat itu sudah menjadi kota besar.
Sedangkan Ki Ageng Pamanahan mendapat tanah Mentaok yang saat ini masih berupa hutan lebat. Karena teringat dengan ramalan Sunan Giri, hutan belantara itu kemudian dibabat dengan tirakat yang sungguh-sungguh.
Baca: Kisah Pemberontakan Trunojoyo dan Hancurnya Kerajaan Mataram
Sayang, Ki Ageng Pamanahan telah lebih dahulu meninggal dunia, pada 1575. Sehingga, dirinya tidak sempat melihat kelahiran dan kemajuan Kerajaan Mataram Islam yang telah diramalkan Sunan Giri tersebut.
Dirinya pun disebut sebagai leluhur Kerajaan Mataram Islam. Sepeninggal Ki Ageng Pamanahan, Mentaok diserahkan kepada anaknya Danang Sutawijaya. Di tangan Danang Suta Wijaya, Mentaok yang awalnya hanya perkampungan biasa berkembang menjadi kerajaan Islam terbesar di Jawa.
Danang Sutawijaya kemudian mendapatkan gelar Panembahan Senopati, Raja Mataram Islam yang pertama.
Baca: Muslihat Mataram Manfaatkan Rakyat Surabaya Taklukkan Sunan Giri
Lihat Juga :