234 Ribu Warga Masih Menganggur, Disnakertrans Sulsel Gelar Virtual Job Fair
Selasa, 30 Agustus 2022 - 19:11 WIB
loading...
A
A
A
Mantan Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sulsel ini menambahkan, seyogyanya sudah ada 69 perusahaan yang sudah terdata sebagai partisipan job fair. Hanya saja, baru 63 yang berhasil masuk ke dalam sistem.
"Ini ada 69 perusahaan, tapi perusahaan itu masih melakukan proses login," jelasnya.
Ardiles menilai, kualitas calon pekerja di Sulsel sudah cukup baik. Hanya saja, akses yang menjembatani mereka dengan perusahaan memang cukup minim.
Oleh karena itu, pihaknya menghadirkan job fair secara virtual ini agar para pencari kerja tak repot mengunjungi setiap stan perusahaan untuk melamar kerja. Di samping menghemat waktu, juga bisa menghemat pengeluaran.
"Makanya kami lakukan lewat virtual agar masyarakat tidak lagi keluar uang. Hanya cukup kuota (internet) saja. Melakukan sistem login dari rumah, sudah bisa lamar kerja. Hanya tinggal men-download semua persyaratan-persyaratan yang dipersyaratkan oleh perusahaan," urai dia.
Lebih jauh, pihaknya juga memberikan ruang yang sama kepada penyandang disabilitas terhadap akses kehidupan yang layak melalui pasar kerja.
Apalagi, pemerintah memiliki komitmen tinggi dalam memberikan keberpihakan kepada penyandang disabilitas. Mulai dari sisi regulasi dengan UU Nomor 8 Tahun 2016 telah ditekankan afirmasi kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas baik di sektor publik maupun swasta.
"Memang ini merupakan salah satu penekanan kami kepada perusahaan agar saudara kita yang berkebutuhan khusus itu bisa juga disiapkan job, dan hampir semua perusahaan merespon itu. Pada dasarnya mereka menerima yang berkebutuhan khusus," papar Ardiles.
"Ini ada 69 perusahaan, tapi perusahaan itu masih melakukan proses login," jelasnya.
Ardiles menilai, kualitas calon pekerja di Sulsel sudah cukup baik. Hanya saja, akses yang menjembatani mereka dengan perusahaan memang cukup minim.
Oleh karena itu, pihaknya menghadirkan job fair secara virtual ini agar para pencari kerja tak repot mengunjungi setiap stan perusahaan untuk melamar kerja. Di samping menghemat waktu, juga bisa menghemat pengeluaran.
"Makanya kami lakukan lewat virtual agar masyarakat tidak lagi keluar uang. Hanya cukup kuota (internet) saja. Melakukan sistem login dari rumah, sudah bisa lamar kerja. Hanya tinggal men-download semua persyaratan-persyaratan yang dipersyaratkan oleh perusahaan," urai dia.
Lebih jauh, pihaknya juga memberikan ruang yang sama kepada penyandang disabilitas terhadap akses kehidupan yang layak melalui pasar kerja.
Apalagi, pemerintah memiliki komitmen tinggi dalam memberikan keberpihakan kepada penyandang disabilitas. Mulai dari sisi regulasi dengan UU Nomor 8 Tahun 2016 telah ditekankan afirmasi kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas baik di sektor publik maupun swasta.
"Memang ini merupakan salah satu penekanan kami kepada perusahaan agar saudara kita yang berkebutuhan khusus itu bisa juga disiapkan job, dan hampir semua perusahaan merespon itu. Pada dasarnya mereka menerima yang berkebutuhan khusus," papar Ardiles.
Lihat Juga :