Perajin Tahu dan Tempe di Wilayah Penyangga DKI Pertanyakan Subsidi Kedelai
Senin, 29 Agustus 2022 - 19:49 WIB
loading...
A
A
A
Selama ini pemerintah memberikan subsidi kedelai kepada Bulog yang menyalurkannya melalui Koperasi Produsen Tahu dan Tempe Indonesia (Kopti). Total subsidi kedelai yang diberikan pemerintah mencapai Rp850 miliar.
Anggaran tersebut digunakan untuk menutup selisih harga kedelai di tingkat importir dengan perajin tahu dan tempe.
Keresahan yang sama juga dirasakan Darmini, pedagang kedelai asal Citeureup, Bogor. Dia mengatakan, banyak pedagang kedelai mengalami penurunan penjualan akibat kedelai subsidi yang harganya lebih murah.
“Sejak ada kedelai subsidi, penjualan kedelai berkurang drastis. Perajin tentu mencari kedelai dengan harga subsidi. Masalahnya, sejak adanya pemberian subsidi kedelai, ada saja Kopti dadakan yang menjual kedelai harga subsidi,” ujarnya.
Saat ini, kedelai dengan harga normal dijual Rp12.300 per kilogram. Sementara harga kedelai subdisi terpaut Rp1.000 lebih murah dari harga normal kedelai di pasaran.
Anggaran tersebut digunakan untuk menutup selisih harga kedelai di tingkat importir dengan perajin tahu dan tempe.
Keresahan yang sama juga dirasakan Darmini, pedagang kedelai asal Citeureup, Bogor. Dia mengatakan, banyak pedagang kedelai mengalami penurunan penjualan akibat kedelai subsidi yang harganya lebih murah.
“Sejak ada kedelai subsidi, penjualan kedelai berkurang drastis. Perajin tentu mencari kedelai dengan harga subsidi. Masalahnya, sejak adanya pemberian subsidi kedelai, ada saja Kopti dadakan yang menjual kedelai harga subsidi,” ujarnya.
Saat ini, kedelai dengan harga normal dijual Rp12.300 per kilogram. Sementara harga kedelai subdisi terpaut Rp1.000 lebih murah dari harga normal kedelai di pasaran.
Lihat Juga :