DPKH Kabupaten Sinjai Genjot Vaksinasi Antisipasi PMK

Senin, 29 Agustus 2022 - 15:13 WIB
loading...
DPKH Kabupaten Sinjai Genjot Vaksinasi Antisipasi PMK
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sinjai, terus menggenjot upaya pemberian vaksinasi. Foto: Sindonews/dok
A A A
SINJAI - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sinjai, terus menggenjot upaya pemberian vaksinasi dan pemotongan bersyarat bagi hewan ternak yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran kasus penyakit mulut dan kuku, sekaligus langkah perlindungan terhadap peternak akibat kerugian karena sakit ataupun kematian akibat PMK .

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Tenaga Kesehatan Tangani PMK

Kepala Dinas DPKH, Burhanuddin mengungkapkan bahwa, Tim DPKH Sinjai terus melakukan vaksinasi pada ternak rentan PMK khususnya sapi dan kerbau.

"Vaksinasi masih berjalan sampai saat ini, dan tahap awal dilakukan di Kecamatan Buluppoddo dengan jumlah yang telah divaksin sebanyak 492 ekor," ungkapnya Senin (29/8/2022).

Dia melanjutkan, sedikitnya 41 ekor Sapi telah di diagnosa PMK, jumlah tersebut terungkap atas bantuan pihak kepolisian dan TNI, adapun pemotongan bersyarat sebanyak 32 ekor.

Sementara itu sisa yang masih sakit dilakukan karantina dan isolasi untuk menjaga agar tidak terjadi penyebaran penyakit.

"Kurang lebih 41 ekor sapi di sinjai terdampak PMK, ini (sapi) diketahui PMK atas kerja sama Kepolisian dan TNI," ujarnya.

Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet DPKH Sinjai, drh Mappamancu menjelaskan, selain vaksinasi yang terus digenjot, pihaknya dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga meminta kepada masyarakat untuk tidak melalulintaskan ternak demi menjaga penyebaran penyakit PMK.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Tenaga Kesehatan Tangani PMK

Sekedar diketahui, hewan ternak yang terinfeksi virus ini menunjukan kepincangan, hipersalivasi (air liur menggantung), demam tinggi mencapai 41 derajat Celsius dan pembentukan lepuh luka di mulut, lidah, gusi, hidung, puting, dan di kulit sekitar kuku.

(agn)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3522 seconds (11.252#12.26)