Era New Normal, Pemkot Gorontalo Membuat Kawasan Tertib Protokol Kesehatan
Rabu, 01 Juli 2020 - 11:24 WIB
loading...
A
A
A
Regulasi tentang kepatuhan terhadap tatanan kehidupan normal baru telah dituangkan pada Peraturan Wali Kota Gorontalo Nomor 16/2020, demikian juga dengan pengenaan sanksi bagi mereka yang tidak taat.
Pada implementasinya, Perwako tersebut, akan ditindaklanjuti oleh tim bentukan Pemerintah Kota Gorontalo dalam melakukan sosialisasi, edukasi, dan monitoring secara menyeluruh di wilayah kota Gorontalo.
"Sebenarnya tatanan kehidupan normal baru, mudah diterapkan. karena sebagian besar anjuran itu, sudah dihimbau pada program gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dan Perilaku Hidup Bersih dan sehat (PHBS) pada keadaan normal sebelumnya," tandas Marten.
Ia juga mengapresiasi semua pihak yang turut terlibat berupaya memutus mata rantai COVID-19. Menurutnya akhir-akhir ini penularan COVID-19 di Kota Gorontalo mulai menunjukkan tren penurunan yang signifikan.
"Berdasarkan data gugus tugas Kota Gorontalo, pada pekan kemarin yang terpapar COVID-19 tinggal 14 orang dari angka sebelumnnya 119 orang, tentunya ini menandakan tingkat penularan mulai melandai dan angka penyembuhan meningkat. Semoga ke depan daerah kita akan terbebas dari penularan wabah COVID-19," pungkasnya.
Pada implementasinya, Perwako tersebut, akan ditindaklanjuti oleh tim bentukan Pemerintah Kota Gorontalo dalam melakukan sosialisasi, edukasi, dan monitoring secara menyeluruh di wilayah kota Gorontalo.
"Sebenarnya tatanan kehidupan normal baru, mudah diterapkan. karena sebagian besar anjuran itu, sudah dihimbau pada program gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dan Perilaku Hidup Bersih dan sehat (PHBS) pada keadaan normal sebelumnya," tandas Marten.
Ia juga mengapresiasi semua pihak yang turut terlibat berupaya memutus mata rantai COVID-19. Menurutnya akhir-akhir ini penularan COVID-19 di Kota Gorontalo mulai menunjukkan tren penurunan yang signifikan.
"Berdasarkan data gugus tugas Kota Gorontalo, pada pekan kemarin yang terpapar COVID-19 tinggal 14 orang dari angka sebelumnnya 119 orang, tentunya ini menandakan tingkat penularan mulai melandai dan angka penyembuhan meningkat. Semoga ke depan daerah kita akan terbebas dari penularan wabah COVID-19," pungkasnya.
(ars)