Tekan Inflasi di Sulbar, Akmal Malik Minta Perkuat Koordinasi
Senin, 22 Agustus 2022 - 11:18 WIB
loading...
Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik serta Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi serta perwakilan Pemkab dari enam kabupaten membahas Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan, di Desa Tondok Bakaru, Kabupaten Mamasa, Senin, (22/08/2022). Foto: Istimewa
A
A
A
MAMASA - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan pertemuan atau High Level Meeting (HLM) membahas Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan.
Pada pertemuan itu dihadiri Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik serta Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi serta perwakilan Pemkab dari enam kabupaten, di Desa Tondok Bakaru, Kabupaten Mamasa, Senin, (22/08/2022).
Baca Juga: Akmal Malik Harap Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah PMK
Rapat tersebut sebagai tindak lanjut dari Rakornas Inflasi beberapa waktu lalu, beberapa catatan TPID Sulbar bahwa salah satu persoalan di Sulbar adalah inflasi pangan. Sejak Triwulan II, inflasi yang cukup tinggi selama tiga tahun terakhir yakni di angka 5,23 persen.
Penyumbang Inflasi salah satunya gejolak harga bahan pangan. Komoditas utama penyumbang Inflasi pangan seperti komoditas Bawang Merah, Bawang Putih, Telur, Ikan. Bawang Putih, Jagung, Beras, dan Cabe.
Pj Gubernur Sulbar , Akmal Malik mengatakan, tahun ini dunia menghadapi krisis pangan. Sehingga untuk mengatasi persoalan inflasi pangan diperlukan keberanian melakukan hal-hal yang lebih riil. Dan terpenting adalah melakukan komunikasi efektif antar OPD, antar kabupaten dan stakeholder lainnya.
Pada pertemuan itu dihadiri Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik serta Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi serta perwakilan Pemkab dari enam kabupaten, di Desa Tondok Bakaru, Kabupaten Mamasa, Senin, (22/08/2022).
Baca Juga: Akmal Malik Harap Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah PMK
Rapat tersebut sebagai tindak lanjut dari Rakornas Inflasi beberapa waktu lalu, beberapa catatan TPID Sulbar bahwa salah satu persoalan di Sulbar adalah inflasi pangan. Sejak Triwulan II, inflasi yang cukup tinggi selama tiga tahun terakhir yakni di angka 5,23 persen.
Penyumbang Inflasi salah satunya gejolak harga bahan pangan. Komoditas utama penyumbang Inflasi pangan seperti komoditas Bawang Merah, Bawang Putih, Telur, Ikan. Bawang Putih, Jagung, Beras, dan Cabe.
Pj Gubernur Sulbar , Akmal Malik mengatakan, tahun ini dunia menghadapi krisis pangan. Sehingga untuk mengatasi persoalan inflasi pangan diperlukan keberanian melakukan hal-hal yang lebih riil. Dan terpenting adalah melakukan komunikasi efektif antar OPD, antar kabupaten dan stakeholder lainnya.
Lihat Juga :