Demo Tolak TKA China Gelombang 2 Ricuh, Massa Bentrok dengan Polisi

Selasa, 30 Juni 2020 - 17:33 WIB
loading...
Demo Tolak TKA China...
Unjuk rasa menolak kedatangan ratusan tenaga kerja asing (TKA) asal China gelombang ke dua di simpang 3 Bandara Haluoleo, Kendari ricuh dan terjadi bentrokan dengan polisi. Foto/iNews TV/Febriyono Tamenk
A A A
KENDARI - Unjuk rasa menolak kedatangan ratusan tenaga kerja asing (TKA) asal China gelombang kedua di simpang 3 Bandara Haluoleo, Kendari Sulawesi Tenggara ricuh dan terjadi bentrokan dengan polisi. Massa pengunjuk rasa yang memaksa masuk ke dalam Bandara Haluoleo dihadang petugas dari kepolisian. Aksi saling dorong hingga adu jotos tak dapat terhindarkan, Selasa petang (30/6/2020).

Hingga kini ratusan masa dari gabungan mahasiswa se-Sulawesi Tenggara masih bertahan di simpang 3 Bandara Haluoleo menunggu kedatangan ratusan TKA China . (Baca juga: Mahasiswa Kembali Menolak TKA China Gelombang Kedua Masuk ke Konawe Selatan)
Demo Tolak TKA China Gelombang 2 Ricuh, Massa Bentrok dengan Polisi

Kericuhan terjadi hingga berkali-kali lantaran massa pengunjuk rasa ngotot ingin tetap masuk kedalam Bandara Haluoleo. Korlap aksi unjuk rasa, Aswan menyatakan, massa yang terdiri dari gabungan elemen mahasiswa menyayangkan sikap gubernur Sulawesi Tenggara, Alimazi yang tetap mengizinkan ratusan TKA masuk ke wilayah Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. (Baca juga: Demo Tolak TKA asal China, Kantor Imigrasi Kendari Dilempari Sampah)

Hingga saat ini ratusan massa pengunjuk rasa masih bertahan di Simpang 3 Bandara Haluole menunggu petugas keamanan mengizinkan mereka masuk ke bandara. Para pengunjuk rasa menyatakan jika mereka tidak diizinkan masuk, maka massa akan memaksa masuk dan tetap menghalau TKA China yang datang.

Saat ini ratusan personel polisi dan TNI masih melakukan pengamanan di sekitar Bandara Haluoleo jelang kedatangan ratusan TKA China yang di jadwalkan tiba pada malam ini.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa M4,5 Guncang Kendari,...
Gempa M4,5 Guncang Kendari, Berpusat di Darat Akibat Sesar Aktif
Warga Kendari Bersyukur...
Warga Kendari Bersyukur Terima Daging Kurban dari Partai Perindo
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Dituntut 2 Tahun Penjara,...
Dituntut 2 Tahun Penjara, Delpedro: Kami Hargai Kerja Keras Jaksa meski Buruk
Delpedro Cs Dituntut...
Delpedro Cs Dituntut 2 Tahun terkait Unggahan 19 Konten Media Sosial
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
TPF LN HAM Dalami Unsur...
TPF LN HAM Dalami Unsur Sistematis Kericuhan Unjuk Rasa Agustus 2025
Admin Instagram Bekasi...
Admin Instagram Bekasi Menggugat Divonis 7 Bulan Penjara di Kasus Demo Agustus 2025
Rekomendasi
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Berita Terkini
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Infografis
Amerika Serikat Umumkan...
Amerika Serikat Umumkan Siap Perang dengan China!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved