Hermanto Dardak, Peraih Penghargaan Internasional Bidang Pembangunan Jalan Itu Pergi untuk Selamanya
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
Hermanto Dardak meninggal dunia Sabtu (20/8/2022), setelah mengalami kecelakaan maut di Jalur B Tol Pemalang-Batang KM 341+400, sekitar pukul 03.25 WIB. Mobil yang ditumpanginya hancur, setelah menabrak truk di depannya.
Dalam unggahannya di akun Instagramnya, dengan jelas Emil Dardak menyebut ayahnya sebagai inspirasinya. Hal itu sangatlah wajar, mengingat selama hidupnya Hermanto Dardak yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum tersebut, memiliki segudang prestasi.
Bahkan, Hermanto Dardak yang pernah menjabat sebagai Dirjen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum tersebut, pernah meraih penghargaan paling bergengsi di dunia, yakni International Road Federation (IRF) Professional of the Year.
Baca juga: Pelajar SMP Negeri 1 Beji Mesum di Ruang Kelas sambil Direkam Bikin Geger Pasuruan
Penghargaan internasional itu diberikan kepada Hermanto Dardak, atas prestasinya di bidang pembangunan jalan. Pria kelahiran Trenggalek, 6 Januari 1957 tersebut, sejak kecil memang becita-cita menjadi insinyur sipil, dan berkuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Siapa sangka, Hermanto Dardak merupakan putra dari kiai ternama di Kabupaten Trenggalek. Yakni KH Mochamad Dardak atau Mbah Dardak. Hermanto Dardak merupakan anak ke tujuh dari 10 bersaudara.
Dalam unggahannya di akun Instagramnya, dengan jelas Emil Dardak menyebut ayahnya sebagai inspirasinya. Hal itu sangatlah wajar, mengingat selama hidupnya Hermanto Dardak yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum tersebut, memiliki segudang prestasi.
Bahkan, Hermanto Dardak yang pernah menjabat sebagai Dirjen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum tersebut, pernah meraih penghargaan paling bergengsi di dunia, yakni International Road Federation (IRF) Professional of the Year.
Baca juga: Pelajar SMP Negeri 1 Beji Mesum di Ruang Kelas sambil Direkam Bikin Geger Pasuruan
Penghargaan internasional itu diberikan kepada Hermanto Dardak, atas prestasinya di bidang pembangunan jalan. Pria kelahiran Trenggalek, 6 Januari 1957 tersebut, sejak kecil memang becita-cita menjadi insinyur sipil, dan berkuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Siapa sangka, Hermanto Dardak merupakan putra dari kiai ternama di Kabupaten Trenggalek. Yakni KH Mochamad Dardak atau Mbah Dardak. Hermanto Dardak merupakan anak ke tujuh dari 10 bersaudara.
Lihat Juga :