Tolak Diberi Obat Sakit Jiwa, Adik Marah dan Bunuh Kakak dengan Parang

Senin, 15 Agustus 2022 - 07:36 WIB
loading...
Tolak Diberi Obat Sakit...
Seorang adik tega membunuh kakak kandung gara-gara obat penyakit gangguan jiwa.Foto/ilustrasi
A A A
PALANGKARAYA - Pembunuhan menggegerkan Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Marban (56), penderita gangguan jiwa tega menghabisi nyawa kakak kandungnya, Adrianto (59) menggunakan senjata tajam. Pemicunya, pelaku menolak diberi obat olah korban.

Usai membunuh kakaknya, pelaku melarikan diri dan bersembunyi di rumah tetangga. Polisi terpaksa melumpuhkan pelaku dengan tembakan di kaki karena menyerang saat akan diamankan.

Menurut Kapolsek Tewang Sanggalang Garing, Ipda Didik Suhardianto, tindakan tegas terpaksa dilakukan karena pelaku tidak kooperatif. Bahkan menyerang petugas yang akan menyergapnya di rumah tetangga.

Baca juga: Belasan Rumah Warga di Pangkalan Bun Ludes Terbakar, 3 Petugas Pemadam Pingsan

"Tanpa perlawanan, pelaku kemudian dibawa petugas ke puskesmas untuk mendapatkan pengobatan sebelum diamankan di kantor polisi," katanya, Minggu (14/8/2022).

Didik mengatakan, pembunuhan ini bermula saat korban datang ke rumah pelaku mengantarkan obat. Pelaku diketahui menjalani rawat jalan sejak 2015 karena gangguan jiwa.

Pelaku merasa dipaksa korban untuk minum obat. Pelaku marah setelah korban menjelaskan tentang sakit gangguan jiwa tersebut. "Pelaku marah besar dan spontan mengambil parang lalu menyerang korban secara membabi buta," tambahnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Warga Negara Korsel...
Warga Negara Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi, Diduga Dibunuh
Pria di Jakarta Barat...
Pria di Jakarta Barat Tewas Ditusuk, Kanit Reskrim: Awalnya Cekcok Mulut
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan 3 Anggota Kopassus Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank
3 Anggota Kopassus Dituntut...
3 Anggota Kopassus Dituntut 4 hingga 12 Tahun Penjara di Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Rekomendasi
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Lolos Final Indonesia...
Lolos Final Indonesia Open 2026, Raymond/Joaquin Apresiasi Dukungan Badminton Lovers
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved