Mural Provokatif Ketahanan Pangan ala Bung Karno di Flyover Klender
Rabu, 10 Agustus 2022 - 23:21 WIB
loading...
A
A
A
Komunitas Kolaborasi dengan sajian hastag #kolaborasi Jakarta, #kolaborasi Indonesia menggelar serangkaian peristiwa-peristiwa kultural sejak 31 Juli 2022 lalu. Secara organik bertumbuh dari akar-akar masyarakat menengah pun jelata terbawah menggandeng komunitas Jakarta Art Movement bergerak lebih bergelora dengan karya-karya seni mural.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Komunitas Kolaborasi, Sonny Muhammad menyatakan ”Komitmen Komunitas Kolaborasi untuk bersama-sama memaknai bulan Agustus yang sakral ini adalah menggandeng sebanyak mungkin warga, profesional dan seniman serta siapapun untuk berbuat bersama dan berkarya memberi untuk Ibu Pertiwi”.
Kelompok warga yang berkolaborasi dengan Komunitas Kolaborasi adalah terdiri dari para aktivis, orang-orang kreatif sampai pekerja seni, yakni: aktor teater, penari, penulis skenario film, para musisi, penyanyi juga tim paskibraka pelajar pun anggota The Jak Mania yang menamakan dirinya GoJak, juga elemen-elemen dari instansi Pemprov.DKI serta tak luput para pemural dan seniman street art unjuk gigi.
Sementara itu, ujaran Soekarno tersebut di pidatonya pada 27 April 1952 saat peletakan baru pertama Kampus Institut Pertanian Bogor mengingat kembali rapat akbar dengan ulama Betawi H Darip di Klender, Jakarta Timur pada zaman revolusi fisik. Saat itu ada ancaman serangan serdadu NiCA, Oktober 1945 di wilayah Klender sebagai salah satu sumber pangan di Jakarta Timur.
“Mural itu sebenarnya sesuai penggantian nama Jalan Haji Darip dari yang lama, Jalan Bekasi Timur yang merupakan penghargaan bagi masyarakat Betawi. Sebab, ulama kharismatik seperti Haji Darip layak menjadi salah satu nama jalan baru yang diubah Pemprov DKI Jakarta, melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 565 Tahun 2022.” ujar salah seorang seniman, Yeni Fatmawati dari studio seni Papatong Artspace.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Komunitas Kolaborasi, Sonny Muhammad menyatakan ”Komitmen Komunitas Kolaborasi untuk bersama-sama memaknai bulan Agustus yang sakral ini adalah menggandeng sebanyak mungkin warga, profesional dan seniman serta siapapun untuk berbuat bersama dan berkarya memberi untuk Ibu Pertiwi”.
Kelompok warga yang berkolaborasi dengan Komunitas Kolaborasi adalah terdiri dari para aktivis, orang-orang kreatif sampai pekerja seni, yakni: aktor teater, penari, penulis skenario film, para musisi, penyanyi juga tim paskibraka pelajar pun anggota The Jak Mania yang menamakan dirinya GoJak, juga elemen-elemen dari instansi Pemprov.DKI serta tak luput para pemural dan seniman street art unjuk gigi.
Sementara itu, ujaran Soekarno tersebut di pidatonya pada 27 April 1952 saat peletakan baru pertama Kampus Institut Pertanian Bogor mengingat kembali rapat akbar dengan ulama Betawi H Darip di Klender, Jakarta Timur pada zaman revolusi fisik. Saat itu ada ancaman serangan serdadu NiCA, Oktober 1945 di wilayah Klender sebagai salah satu sumber pangan di Jakarta Timur.
“Mural itu sebenarnya sesuai penggantian nama Jalan Haji Darip dari yang lama, Jalan Bekasi Timur yang merupakan penghargaan bagi masyarakat Betawi. Sebab, ulama kharismatik seperti Haji Darip layak menjadi salah satu nama jalan baru yang diubah Pemprov DKI Jakarta, melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 565 Tahun 2022.” ujar salah seorang seniman, Yeni Fatmawati dari studio seni Papatong Artspace.
Lihat Juga :