Petugas Lapas Parepare Ciptakan Alat Pendeteksi Kebakaran Terhubung ke Android

Rabu, 10 Agustus 2022 - 06:55 WIB
loading...
Petugas Lapas Parepare...
Petugas Lapas Parepare menciptakan alat pendeteksi kebakaran dan kebocoran gas yang terhubung ke Android. Foto/Istimewa
A A A
PAREPARE - Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare ( Lapas Parepare ), Tegar Fauzy Rifai menciptakan alat pendeteksi kebakaran dan kebocoran gas yang terhubung ke Android. Tegar merupakan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemenkumham pengangkatan Tahun 2021 di Lapas Parepare.

Alat tersebut terbuat dari Arduino (pengendali mikro single-board yang bersifat open-source, dirancang untuk memudahkan penggunaan elektronik dalam berbagai bidang) sebagai mikrokontrolernya.

Menurut Tegar, alat ini masih portabel karena masih dirancang kecil sehingga dapat disimpan ditempat yang rawan terjadi kebakaran seperti di dapur, di ruang kerja, dan ruang lainnya.

Baca Juga: Kemenkumham Sulsel Harap INI Makin Profesional di Usia 114 Tahun

Pada alat ini, terdapat juga sensor MQ6 sebagai pendeteksi gas, flame sensor sebagai pendeteksi api, buzzer sebagai alarm dan aplikasi android untuk monitoring/memperoleh notifikasi jika terjadi kebocoran gas/kobaran api.

Tegar yang merupakan lulusan D3 Teknik Elektro Politeknik ATI Makassar belajar dari sisa komponen-komponen pelatihan dan praktik di kampus.

"Motivasi alat itu diciptakan yakni ingin membuat suatu inovasi yang bermanfaat pada Lapas Parepare dan mencegah adanya kebakaran," kata Tegar.

Sistem kerja alat ini yakni dapat mendeteksi kebocoran gas dan kobaran api melalui aplikasi android yang sudah dibuat. Alat ini juga ada menu telepon daruratnya yang bisa dimasukkan nomor Dinas Pemadam Kebakaran.

Lebh lanjut, Tegar menjelaskan bahwa alat ini bekerja menggunakan jaringan internet jadi di manapun bisa dapat notifikasi.

Plh Kalapas Parepare, Rahnianto mengatakan, alat ini dapat menjadi inovasi Lapas Parepare dalam melakukan pembangunan Zona Integrita menuju WBK/WBBM.

Baca Juga: Kemenkumham Sulsel Harmonisasi Ranperda Pemprov Sulsel dan Parepare

Inovasi ini juga guna meminimalisir dampak lebih luas akibat dari terjadinya kebakaran. Pihaknya berharap, alat ini dapat dikembangkan dan mendapat perhatian di tingkat Kementerian sehingga ke depan dapat dikembangkan dan nantinya dapat ditiru oleh Lapas dan Rutan seluruh Indonesia.

Kakanwil Kemenkumham Sulsel , Liberti Sitinjak mengapresiasi petugas Lapas Parepare yang berhasil menciptakan alat tersebut. "Alat ini layak kita apresiasi dan dapat digunakan di seluruh Lapas dan Rutan di Sulsel untuk mencegah kebakabaran," ungkap Liberti.

Liberti berharap alat ini segera difinalisasi dengan baik dan dikemas menarik kemudian didaftarkan Hak Kekayaan Intelektualnya di Kanwil Kemenkumham Sulsel.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Lakukan Pungli,...
Diduga Lakukan Pungli, Kalapas Parepare Didemo Warga Binaan
Petugas Lapas Parepare...
Petugas Lapas Parepare Ciptakan Alat Pendeteksi Kebakaran Terhubung ke Android
Kalapas Parepare Angkat...
Kalapas Parepare Angkat Bicara Soal Video Viral Aksi Demo Warga Binaan
600 Warga Binaan Lapas...
600 Warga Binaan Lapas Parepare Sudah Terima Vaksin Covid-19
Rekomendasi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved