Tangis Pecah Iringi Pemakaman Bocah SD yang Dibunuh di Dalam Kelas
Selasa, 09 Agustus 2022 - 20:51 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Jelang Pengumuman Tersangka Pembunuh Brigadir J, Keluarga Bharada E di Manado Minta Maaf
Ibu korban yang tak bisa pulang dari tempat kerjanya di Malaysia, terlihat hanya bisa menangis saat melihat pemakaman anaknya melalui panggilan video. "Semoga almarhum ditempatkan di tempat terbaik. Dia ini baik sekali, pintar mengaji dan rajin ke masjid. Kami sangat kehilangan," kata Kepala Dusun VII, Desa Sei Semayang, Alamsyah.
Kakak korban Nadya (24) berharap agar polisi memberikan keadilan kepada mereka, dengan segera menangkap pelaku pembunuhan terhadap adiknya tersebut. "Semoga bisa segera ditangkap, agar tak ada korban lagi," pungkasnya.
SRB tewas dibunuh saat mengikuti pelajaran di sekolahnya, SD Yayasan Baiti Jannati, Jalan Murai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Selasa (9/8/2022) pagi.
Baca juga: Arogan! Polantas Tarik Jaket Pemotor hingga Terjatuh di Jalan dan Dibiarkan Terluka Parah
Ibu korban yang tak bisa pulang dari tempat kerjanya di Malaysia, terlihat hanya bisa menangis saat melihat pemakaman anaknya melalui panggilan video. "Semoga almarhum ditempatkan di tempat terbaik. Dia ini baik sekali, pintar mengaji dan rajin ke masjid. Kami sangat kehilangan," kata Kepala Dusun VII, Desa Sei Semayang, Alamsyah.
Kakak korban Nadya (24) berharap agar polisi memberikan keadilan kepada mereka, dengan segera menangkap pelaku pembunuhan terhadap adiknya tersebut. "Semoga bisa segera ditangkap, agar tak ada korban lagi," pungkasnya.
SRB tewas dibunuh saat mengikuti pelajaran di sekolahnya, SD Yayasan Baiti Jannati, Jalan Murai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Selasa (9/8/2022) pagi.
Baca juga: Arogan! Polantas Tarik Jaket Pemotor hingga Terjatuh di Jalan dan Dibiarkan Terluka Parah
Lihat Juga :