Capai Rp1,18 M, Anggaran Pengawasan Proyek Trotoar Tanjung Dipertanyakan

Senin, 29 Juni 2020 - 15:23 WIB
loading...
Capai Rp1,18 M, Anggaran...
Suasana Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar. Foto: Sindonews/Muchtamir Zaide
A A A
MAKASSAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, mempertanyakan anggaran pengawasan proyek pemangunan trotoar Tanjung Bunga Makassar yang digelontorkan Pemerintah Kota sebesar Rp1,18 milliar.

Ketua komisi C Bidang Pembangunan DPRD Makassar Abdi Asmara menjelaskan bahwa, pemerintah Kota Makassar semestinya belum sampai kepada tahap itu, dimana untuk menentukan konsultan pengawas proyek tersebut harus dilelang terlebih dahulu, sehingga dia cukup mempertanyakan anggaran yang digelontorkan.

Baca Juga: Wow! Anggaran Pengawasan Proyek Metro Tanjung Bunga Rp1,18 M

"Kan belum dilelang ini, artinya yang ada baru konsultan perencana, nah konsultan pengawas itu dilelang seiring kalau sudah ada pelaksana, dalam hal ini kontraktor pelaksana, kan begitu mekanismenya. Kenapa tiba-tiba ada pengawas ini, apa yang yang mau diawasi nah belum ada pelaksanaan," tanya Abdi.

Abdi menjelaskan bahwa, untuk pekerjaan fisik yang memerlukam pihak ketiga secara otomatis memiliki konsultan perencana dan konsultan pengawas, karena mekanisme memang mengharuskan peran keduanya ada.

Peran mereka sangat berkaitan dengan bobot dan volume dari pekerjaan yang akan digarap nantinya. Sementara terkait pengawas apalagi dengan persoalan legalitas dari proyek tersebut yang dianggap belum usai semestinya belum ada hingga kini.

Diketahui, sejumlah pihak mulai menyoroti sikap Dinas Pekerjaan Umum yang dianggap memaksakan proyek trotoar Tanjung Bunga, termasuk anggaran pengawasan yang dianggap cukup besar yaitu Rp1,18 milliar. Padahal proyek tersebut masih terkendala pada persoalan sertifikat alas hak.

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar Fasruddin Rusli saat dihubungi juga angkat bicara terkait tingginya anggaran tersebut.

Menurutnya, pihaknya tidak bisa menyimpulkan hanya pada satu sisi, kendati diakuinya memang cukup besar, anggaran tersebut bisa sangat wajar mengingat penggelontoran APBD untuk proyek tersebut juga tidak sedikit, yaitu Rp127 millar.

Baca Juga: Tanpa Sertifikat, Konstruksi Fisik Proyek Metro Tanjung Bunga Tak Bisa Dilanjut!

"Kita lihat dulu karena inikan anggaran besar, tapi kalau layak tidaknya kita serahkan ke pemerintah kota, apakah memang patut dikerjakan di sana, kalau belum tentu juga sebagai aset kita pasti kita akan pertanyakan," ujar Legislator PPP ini.

Acil sapaan akrab Fasruddin Rusli menjelaskan bahwa, masih banyak pembenahan lain yang dianggap lebih urgen, lebih baik katanya, untuk fokus pada hal itu dulu ketimbang proyek yang legalitasnya masih dipertanyakan.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah...
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Dukung Program Pusat,...
Dukung Program Pusat, Pemkot Makassar Integrasikan NIK dan NPWP Warganya
Diskop dan UMKM Kota...
Diskop dan UMKM Kota Makassar Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Pusat Inkubator
Rekomendasi
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Sony Sonjaya Bungkam...
Sony Sonjaya Bungkam Jelang Diperiksa Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG
1,2 Juta Suporter Datang,...
1,2 Juta Suporter Datang, NYPD Khawatir Perdagangan Seks Meledak di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Infografis
Indonesia Ingin Gabung...
Indonesia Ingin Gabung Proyek Jet Tempur Generasi Ke-5 Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved