Berantas Stunting, Pemda KBB Dorong Penduduk Usia Produktif Sehat dan Miliki Pekerjaan
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 17:18 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya persoalan stunting selalu dikaitkan dengan persoalan kemiskinan. Kurangnya asupan gizi yang baik bagi anak-anak menjadi hambatan terhadap perkembangan otak anak juga pertumbuhan fisiknya. Berdasarkan data penimbangan di Posyandu, 500 ribu balita di KBB rawan gizi buruk. Sementara data Dinas Kesehatan, angka stunting di KBB yakni 9,54% atau 1 berbanding 10 balita.
Sementara itu salah satu upaya menghindari munculnya kasus stunting adalah dengan melakukan pemeriksaan kehamilan ibu secara berkala dan imunisasi. Saat ini melalui kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), Pemda KBB menargetkan ada sebanyak 116.880 anak yang menjadi sasaran imunisasi di 2.323 Posyandu yang tersebar di seluruh RW.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan mengatakan, kegiatan imunisasi tersebut dilakukan sebagai upaya pemenuhan dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Sekaligus sebagai modal menyiapkan generasi sehat di masa depan untuk menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, Pemda KBB juga ingin mewujudkan ekonomi kuat 2030 dan itu bisa terwujud jika manusianya memiliki ketahanan keluarga dan kesehatan yang baik. Oleh karena itu para orang tua harus memprioritaskan kesehatan anak salah satunya dengan memberikan imunisasi kepada mereka.
"Kami akan berupaya maksimal untuk menyukseskan program imunisasi sekaligus menekan angka stunting melalui pemeriksaan rutin ke wilayah. Jadi kalau ada bayi yang pertumbuhannya kurang maksimal, kita monitor sampai bisa sehat," ucapnya. advetorial/adi haryanto
Sementara itu salah satu upaya menghindari munculnya kasus stunting adalah dengan melakukan pemeriksaan kehamilan ibu secara berkala dan imunisasi. Saat ini melalui kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), Pemda KBB menargetkan ada sebanyak 116.880 anak yang menjadi sasaran imunisasi di 2.323 Posyandu yang tersebar di seluruh RW.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan mengatakan, kegiatan imunisasi tersebut dilakukan sebagai upaya pemenuhan dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Sekaligus sebagai modal menyiapkan generasi sehat di masa depan untuk menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, Pemda KBB juga ingin mewujudkan ekonomi kuat 2030 dan itu bisa terwujud jika manusianya memiliki ketahanan keluarga dan kesehatan yang baik. Oleh karena itu para orang tua harus memprioritaskan kesehatan anak salah satunya dengan memberikan imunisasi kepada mereka.
"Kami akan berupaya maksimal untuk menyukseskan program imunisasi sekaligus menekan angka stunting melalui pemeriksaan rutin ke wilayah. Jadi kalau ada bayi yang pertumbuhannya kurang maksimal, kita monitor sampai bisa sehat," ucapnya. advetorial/adi haryanto
(atk)
Lihat Juga :