Pangdam V Brawijaya Ajak Masyarakat Dukung Proyek Gas Jambaran Tiung Biru
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 12:39 WIB
loading...
A
A
A
Senada dengan Ruby, Kepala Departemen Operasi SKK Migas Jabanusa, Asyhad menyambut baik kunjungan Pangdam V/Brawijaya ke JTB dan menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan ini.
Baca: Pangdam V Brawijaya Apresiasi Desa Zona Hijau COVID-19 di Gresik
Menurut Asyhad, selama ini Kodam V/Brawijaya banyak mendukung kegiatan hulu migas yang berada di wilayah Jabanusa. Diharapkan, setelah JTB beroperasi, dapat terus mendapatkan dukungan dari semua pihak.
"Terima kasih kunjungan ke fasilitas produksi JTB. Kerjasama antara SKK Migas dengan TNI selama ini telah terlaksana dengan baik. Untuk kegiatan hulu migas maupun kerjasama penanganan pandemi selama ini kami selalu bersinergi. Salah satu dukungan TNI AD pada industri hulu migas terkait pembinaan teritorial," terang Asyhad.
Sebelum melihat secara langsung fasilitas produksi di Gas Processing Facility (GPF), rombongan mendapatkan pemaparan dari manajemen PEPC terkait persiapan gas-in, serta beberapa aspek teknis terkait penyelesaian proyek JTB termasuk aspek HSSE yang saat ini telah mencapai lebih dari 56 juta lebih jam selamat.
Proyek JTB adalah Proyek Strategis Nasional (PSN) sektor energi yang ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang diproyeksikan menjadi salah satu calon penghasil gas terbesar di Indonesia, dengan produksi sales gasnya mencapai 192 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD).
Pasokan gas dari JTB diharapkan segera dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan listrik, serta industri lainnya seperti keramik dan petrokimia di beberapa wilayah yang ada di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Baca: Pangdam V Brawijaya Apresiasi Desa Zona Hijau COVID-19 di Gresik
Menurut Asyhad, selama ini Kodam V/Brawijaya banyak mendukung kegiatan hulu migas yang berada di wilayah Jabanusa. Diharapkan, setelah JTB beroperasi, dapat terus mendapatkan dukungan dari semua pihak.
"Terima kasih kunjungan ke fasilitas produksi JTB. Kerjasama antara SKK Migas dengan TNI selama ini telah terlaksana dengan baik. Untuk kegiatan hulu migas maupun kerjasama penanganan pandemi selama ini kami selalu bersinergi. Salah satu dukungan TNI AD pada industri hulu migas terkait pembinaan teritorial," terang Asyhad.
Sebelum melihat secara langsung fasilitas produksi di Gas Processing Facility (GPF), rombongan mendapatkan pemaparan dari manajemen PEPC terkait persiapan gas-in, serta beberapa aspek teknis terkait penyelesaian proyek JTB termasuk aspek HSSE yang saat ini telah mencapai lebih dari 56 juta lebih jam selamat.
Proyek JTB adalah Proyek Strategis Nasional (PSN) sektor energi yang ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang diproyeksikan menjadi salah satu calon penghasil gas terbesar di Indonesia, dengan produksi sales gasnya mencapai 192 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD).
Pasokan gas dari JTB diharapkan segera dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan listrik, serta industri lainnya seperti keramik dan petrokimia di beberapa wilayah yang ada di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah.
(san)
Lihat Juga :