Hary Tanoe Targetkan 60 Kursi DPR, Perindo Kabupaten Bandung Optimis Bisa Menyumbang
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 11:21 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Imas pun bersyukur respons masyarakat kepada Partai Perindo yang dipimpin Ketua Umum Hary Tanoesoedibjo sangat positif. Sehingga hal ini menjadi bekal mengarungi Pemilu 2024 mendatang.
"Ya mudah-mudahan 2024, Perindo mengisi kursi DPR melalui daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Bandung. Kami juga punya modal kuat saat Pemilu 2019. Kami mampu meraih sekitar 60.000 suara," ungkap Imas. Baca juga: Launching Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih Digelar di 3 Daerah Ini
Selain optimisme dapat menyumbangkan kursi ke DPR seperti target Ketua Umum Hary Tanoesoedibjo, Imas menyatakan bakal terus bergerak sehingga kursi DPRD Provinsi dan Kabupaten Bandung juga diisi Perindo.
"Kami yakin Perindo lolos ke DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten Bandung. Alhamdulillah juga sejak rekrutmen bakal calon legislatif (bacaleg) dibuka Maret lalu, beberapa dapil sudah mulai terisi. Kami juga masih menunggu total secara keseluruhan. Karena di Perindo ada dua mekanisme pendaftaran ada yang online melalui konvensi rakyat dan offline di kantor DPD setempat," beber Imas.
"Ya mudah-mudahan 2024, Perindo mengisi kursi DPR melalui daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Bandung. Kami juga punya modal kuat saat Pemilu 2019. Kami mampu meraih sekitar 60.000 suara," ungkap Imas. Baca juga: Launching Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih Digelar di 3 Daerah Ini
Selain optimisme dapat menyumbangkan kursi ke DPR seperti target Ketua Umum Hary Tanoesoedibjo, Imas menyatakan bakal terus bergerak sehingga kursi DPRD Provinsi dan Kabupaten Bandung juga diisi Perindo.
"Kami yakin Perindo lolos ke DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten Bandung. Alhamdulillah juga sejak rekrutmen bakal calon legislatif (bacaleg) dibuka Maret lalu, beberapa dapil sudah mulai terisi. Kami juga masih menunggu total secara keseluruhan. Karena di Perindo ada dua mekanisme pendaftaran ada yang online melalui konvensi rakyat dan offline di kantor DPD setempat," beber Imas.
(don)
Lihat Juga :