Dituntut 5 Tahun Penjara, Habib Bahar bin Smith Meradang Sebut Sarat Intervensi
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 01:07 WIB
loading...
A
A
A
"Saya yakin, tuntutan lima tahun bukan kemauan mereka (JPU), tapi intervensi atasan. Makanya saya bilang jangan untuk keadilan, tapi kezaliman. Mana keadilan, saya ditangkap secepat kilat, belum diperiksa saksi sudah ditahan," bebernya.
Tidak hanya itu, Bahar juga mengaku heran dengan tuduhan menimbulkan keonaran atas ceramah yang dilakukannya di Kabupaten Bandung, akhir tahun lalu itu.
"Keonaran daring gara-gara saya ceramah. Beda pendapat di media sosial, apakah adil? Kenapa banyak pejabat berbohong, berdusta, ingkar janji, bukan kah itu kebohongan yang didalamnya ada keonaran, bahkan keonaran daring, banyak rakyat susah. Apa ini disebut keadilan?" sesal Bahar.
Baca juga: Bahar bin Smith Kecewa Ceramahnya yang Lemah Lembut Kerap Tak Diviralkan
Lebih lanjut Bahar menegaskan, dalam kasus yang dihadapinya saat ini, dirinya benar-benar tidak bersalah. Beda halnya dengan kasus yang dihadapi sebelumnya, Bahar mengakui jika dirinya bersalah.
"Kalau kasus saya yang dulu saya akui salah. Saya akui salah, tapi tidak dalam agama. Tapi dalam kasus ini, saya tidak mengaku salah secara negara atau agama. Saya tidak merasa bersalah," tegasnya.
Menurut Bahar, apa yang dia sampaikan dalam ceramah terkait penangkapan Habib Rizieq Shihab gara-gara Maulid Nabi hingga penembakan enam Laskar FPI memang sesuai fakta. Apalagi, kata Bahar, ada bukti foto jasad enam laskar FPI tersebut.
Meski begitu, Bahar yakin, dalam kasus yang dihadapinya saat ini, dirinya akan diputus bersalah oleh hakim. Dia menilai, jika hakim menjatuhkan vonis tidak bersalah kepada dirinya, maka bakal terbongkar dalang di balik pembantaian enam Laskar FPI di Tol Cikampek Km 50.
Tidak hanya itu, Bahar juga mengaku heran dengan tuduhan menimbulkan keonaran atas ceramah yang dilakukannya di Kabupaten Bandung, akhir tahun lalu itu.
"Keonaran daring gara-gara saya ceramah. Beda pendapat di media sosial, apakah adil? Kenapa banyak pejabat berbohong, berdusta, ingkar janji, bukan kah itu kebohongan yang didalamnya ada keonaran, bahkan keonaran daring, banyak rakyat susah. Apa ini disebut keadilan?" sesal Bahar.
Baca juga: Bahar bin Smith Kecewa Ceramahnya yang Lemah Lembut Kerap Tak Diviralkan
Lebih lanjut Bahar menegaskan, dalam kasus yang dihadapinya saat ini, dirinya benar-benar tidak bersalah. Beda halnya dengan kasus yang dihadapi sebelumnya, Bahar mengakui jika dirinya bersalah.
"Kalau kasus saya yang dulu saya akui salah. Saya akui salah, tapi tidak dalam agama. Tapi dalam kasus ini, saya tidak mengaku salah secara negara atau agama. Saya tidak merasa bersalah," tegasnya.
Menurut Bahar, apa yang dia sampaikan dalam ceramah terkait penangkapan Habib Rizieq Shihab gara-gara Maulid Nabi hingga penembakan enam Laskar FPI memang sesuai fakta. Apalagi, kata Bahar, ada bukti foto jasad enam laskar FPI tersebut.
Meski begitu, Bahar yakin, dalam kasus yang dihadapinya saat ini, dirinya akan diputus bersalah oleh hakim. Dia menilai, jika hakim menjatuhkan vonis tidak bersalah kepada dirinya, maka bakal terbongkar dalang di balik pembantaian enam Laskar FPI di Tol Cikampek Km 50.
Lihat Juga :