Buaya Besar Tunggui Jasad Remaja 16 Tahun, Tim SAR Gabungan Kesulitan Lakukan Evakuasi
Kamis, 04 Agustus 2022 - 11:32 WIB
loading...
Tim SAR gabungan kesulitan mengevakuasi jenazah Farhan (16), yang tewas di Danau Tolire Kota Ternate, Maluku Utara, Rabu (3/8/2022) karena jenazahnya masih ditunggui buaya besar. Foto/iNews TV/Ismail Sangaji
A
A
A
TERNATE - Tim SAR gabungan kesulitan untuk mengevakuasi jenazah Farhan (16) dari Danau Tolire, Kota Ternate, Maluku Utara. Jenazah korban yang diterkam buaya pada Selasa (2/8/2022) tersebut, nampak mengapung di tengah Danau Tolire.
Baca juga: Horor! Buaya Sepanjang 3 Meter Muncul di Permukiman Warga Wanompiki Muna
Proses evakuasi belum bisa dilakukan, karena buaya besar yang menerkam remaja malang itu, masih nampak menunggui jasad korban. Beberapa kali, buaya sepanjang lima meter tersebut nampak berkeliaran di dekat jasad korban.
Anggota tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan BPBD Kota Ternate, masih menunggu di tepian danau, untuk secepat mungkin bisa mengevakuasi korban terkaman buaya tersebut dari tengah danau.
Baca juga: Kisah Syekh Malang Sumirang, Tetap Hidup saat Dibakar Sunan Kudus di Alun-alun
Komandan Tim SAR Gabungan, Maykel mengungkapkan, sejak Rabu (3/8/2022) sore, jenazah korban terkaman buaya tersebut, sudah terlihat mengapung di permukaan danau. "Proses evakuasi belum bisa dilakukan, karena terkendala medan yang sulit, dan adanya buaya besar di sekitar jenazah korban," tuturnya.
Baca juga: Kisah Hasjim Ning, Raja Mobil Indonesia Berdarah Minang Keponakan Bung Hatta
Rencananya, tim SAR gabungan akan menggunakan sistem evakuasi pengangkatan, untuk bisa membawa jasad korban terkaman buaya ke tepian danau. Sementara warga kembali melakukan ritual, untuk memudahkan proses evakuasi yang dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Baca juga: Horor! Buaya Sepanjang 3 Meter Muncul di Permukiman Warga Wanompiki Muna
Proses evakuasi belum bisa dilakukan, karena buaya besar yang menerkam remaja malang itu, masih nampak menunggui jasad korban. Beberapa kali, buaya sepanjang lima meter tersebut nampak berkeliaran di dekat jasad korban.
Anggota tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan BPBD Kota Ternate, masih menunggu di tepian danau, untuk secepat mungkin bisa mengevakuasi korban terkaman buaya tersebut dari tengah danau.
Baca juga: Kisah Syekh Malang Sumirang, Tetap Hidup saat Dibakar Sunan Kudus di Alun-alun
Komandan Tim SAR Gabungan, Maykel mengungkapkan, sejak Rabu (3/8/2022) sore, jenazah korban terkaman buaya tersebut, sudah terlihat mengapung di permukaan danau. "Proses evakuasi belum bisa dilakukan, karena terkendala medan yang sulit, dan adanya buaya besar di sekitar jenazah korban," tuturnya.
Baca juga: Kisah Hasjim Ning, Raja Mobil Indonesia Berdarah Minang Keponakan Bung Hatta
Rencananya, tim SAR gabungan akan menggunakan sistem evakuasi pengangkatan, untuk bisa membawa jasad korban terkaman buaya ke tepian danau. Sementara warga kembali melakukan ritual, untuk memudahkan proses evakuasi yang dilakukan oleh tim SAR gabungan.
(eyt)
Lihat Juga :