Ini Tampang 2 Tersangka Pengeroyok Fans PSS Sleman Tri Fajar Firmansyah

Rabu, 03 Agustus 2022 - 20:56 WIB
loading...
Ini Tampang 2 Tersangka Pengeroyok Fans PSS Sleman Tri Fajar Firmansyah
Dua orang tersangka penganiayaan fans PSS Sleman, almarhum Tri Fajar Firmansyah digelandang di Mapolres Sleman, DIY, Rabu (3/8/2022). Foto/MPI/Erfan Erlin
A A A
SLEMAN - Dua orang tersangka pengeroyokan dan penganiayaan terhadap fans PSS Sleman, almarhum Tri Fajar Firmansyah (23) di kawasan Babarsari, Sleman, DIY akhirnya ditangkap polisi.

Kedua orang tersangka tersebut digelandang ke Mapolres Sleman beserta kendaraan yang dipakai saat melakukan penganiayaan.

Baca juga: Anak Tewas Dianiaya Suporter Bola, Ayah Tri Fajar: Kulo Keloro-loro, Keronto-ronto Atiku!

KBO Satreskrim Polres Ipda M Safiudin menjelaskan, dua orang tersangka tersebut adalah FDAP (26), warga Kapanewon Depok, Sleman dan AC (24), warga Kapanewon Piyungan, Bantul.

"Pelaku FDAP melakukan secara langsung kekerasan terhadap korban. Sedangkan pelaku AC berperan sebagai Joki," kata Saifudin, Rabu (3/8/2022).

Dia mengungkapkan, dalam peristiwa ini sebenarnya masih ada pelaku lain. Sampai saat ini para pelaku yang lain belum bisa diamankan. Para pelaku ini tidak saling kenal, mereka hanya asal main keroyok melakukan kekerasan

Dari pemeriksaan yang dilakukan, kemungkinan masih ada lima orang pelaku lain terlibat dalam penganiayaan terhadap almarhum Tri Fajar Firmansyah. Polisi sudah mengantongi identitas para pelaku ini dan kini dalam pengejaran.

Baca juga: Fans PSS Sleman Tewas Jadi Korban Salah Sasaran Kerusuhan Suporter, Slemania Berduka

"Untuk AC sebenarnya mengantar FDAP mencari orang-orang yang melakukan keributan," terangnya.

Modus keduanya hanyalah spontanitas karena melihat yang lain juga melakukan pengeroyokan. Niat menganiaya muncul karena melihat korban, Fajar yang sedang dikejar oleh rombongan orang-orang bersepeda motor.

Saat melintas di jalan Babarsari, keduanya melihat korban dikejar orang-orang menggunakan sepeda motor. Keduanya langsung ikut mengejar dan ketika korban terkejar, mereka langsung melakukan kekerasan.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1817 seconds (11.97#12.26)