Berusia 33 Tahun, Pengedit Profil Kapolda Metro Jaya Ternyata Biasa Trading Saham
Sabtu, 30 Juli 2022 - 14:17 WIB
loading...
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat bertemu dengan Nyoman Edi pelaku yang mengedit profilnya di Wikipedia.Foto/Tangkapan Layar/IG @kapoldametrojaya
A
A
A
JAKARTA - Nyoman Edi pelaku yang mengedit profil Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Wikipedia ternyata sehari-harinya berprofesi sebagai trading saham. Nyoman mengaku mengedit profil Irjen Pol Fadil Imran karena memiliki pengalaman buruk dengan anggota kepolisian.
Dalam unggah akun Instagram @kapoldametrojaya, Irjen Pol Fadil Imran menemui Nyoman Edi pelaku yang mengedit profilnya di Wikipedia. Dalam pertemuan yang santai tersebut, Fadil berbincang akrab dengan Nyoman Edi.
Fadil menanyakan pekerjaan Nyoman Edi saat bertemu langsung."Saya trading saham," ujar Nyoman menjawab pertanyaan Kapolda dikutip SINDOnews pada Sabtu (30/7/2022).
Nyoman yang berusia 33 tahun ini pun mendapatkan nasihat dari Fadil."Kamu masih muda, masih panjang perjalanan hidup. Masih banyak hal yang bisa dilakukan, tidak ada manusia yang jalannya sempurna, pasti ada sandungan-sandungan, pasti ada kerikil-kerikil kecil," ujarnya.
Namun, Fadil ingin mengedukasi kepada semua orang bahwa jangan pernah berpikir dalam kesendrian bersama jaringan internet maka bisa lari dan sembuyi. Menurutnya, dunia siber itu penuh dengan jejak digital yang bisa ditelusuri.
Dalam unggah akun Instagram @kapoldametrojaya, Irjen Pol Fadil Imran menemui Nyoman Edi pelaku yang mengedit profilnya di Wikipedia. Dalam pertemuan yang santai tersebut, Fadil berbincang akrab dengan Nyoman Edi.
Fadil menanyakan pekerjaan Nyoman Edi saat bertemu langsung."Saya trading saham," ujar Nyoman menjawab pertanyaan Kapolda dikutip SINDOnews pada Sabtu (30/7/2022).
Nyoman yang berusia 33 tahun ini pun mendapatkan nasihat dari Fadil."Kamu masih muda, masih panjang perjalanan hidup. Masih banyak hal yang bisa dilakukan, tidak ada manusia yang jalannya sempurna, pasti ada sandungan-sandungan, pasti ada kerikil-kerikil kecil," ujarnya.
Namun, Fadil ingin mengedukasi kepada semua orang bahwa jangan pernah berpikir dalam kesendrian bersama jaringan internet maka bisa lari dan sembuyi. Menurutnya, dunia siber itu penuh dengan jejak digital yang bisa ditelusuri.
Lihat Juga :