Prajurit TNI AD Ditembak Oknum Satgas Brimob Damai Cartenz, Pemicunya Cekcok di Warung Makan
Jum'at, 29 Juli 2022 - 15:04 WIB
loading...
Danrem 172/PWY, Brigjen TNI JO. Sembiring. Foto/Tangkapan Layar
A
A
A
JAKARTA - Penembakan prajurit TNI AD berinisial Praka AS, oleh oknum anggota Satgas Brimob Damai Cartenz, dipicu oleh cekcok antar keduanya. Penembakan terjadi di Polsek Kota Jalan Pemukiman, Jalur 1 Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.
Baca juga: Prajurit TNI AD Terluka Ditembak Oknum Anggota Satgas Brimob Damai Cartenz
Praka AS yang merupakan prajurit TNI AD dari Kodim 1715/Yahukimo, tertembak pada pahanya dan telah menjalani perawatan di rumah sakit. Penembakan terjadi pada Rabu (27/7/2022) sekitar pukul 20.30 WIT.
Menurut Danrem 172/PWY, Brigjen TNI JO. Sembiring menjelaskan, penembakan bermula saat Praka AS mengalami salah paham dengan warga di warung makan, pada Rabu (27/7/2022) siang. Akibat salah paham itu, salah seorang warga melapor ke Polsek Kota.
Baca juga: 2 Jaringan Penyelundup TKI Ilegal ke Malaysia Dibekuk Ditpolairud Polda Kepri
"Informasi sementara, saat itu teman-teman dari kepolisian datang untuk melerai. Prajurit kita sempat terluka, sehingga dibawa ke rumah sakit dan sudah diupayakan penyelesaian saat itu," terang Sembiring kepada wartawan, Jumat (29/7/2022).
Baca juga: Prajurit TNI AD Terluka Ditembak Oknum Anggota Satgas Brimob Damai Cartenz
Praka AS yang merupakan prajurit TNI AD dari Kodim 1715/Yahukimo, tertembak pada pahanya dan telah menjalani perawatan di rumah sakit. Penembakan terjadi pada Rabu (27/7/2022) sekitar pukul 20.30 WIT.
Menurut Danrem 172/PWY, Brigjen TNI JO. Sembiring menjelaskan, penembakan bermula saat Praka AS mengalami salah paham dengan warga di warung makan, pada Rabu (27/7/2022) siang. Akibat salah paham itu, salah seorang warga melapor ke Polsek Kota.
Baca juga: 2 Jaringan Penyelundup TKI Ilegal ke Malaysia Dibekuk Ditpolairud Polda Kepri
"Informasi sementara, saat itu teman-teman dari kepolisian datang untuk melerai. Prajurit kita sempat terluka, sehingga dibawa ke rumah sakit dan sudah diupayakan penyelesaian saat itu," terang Sembiring kepada wartawan, Jumat (29/7/2022).
Lihat Juga :