Buka Fesyar KTI, Gubernur Sulsel Terus Dorong Akselerasi Ekonomi Syariah
Kamis, 28 Juli 2022 - 14:58 WIB
loading...
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, membuka Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Kawasan Timur Indonesia di Hotel Claro, Makassar, Kamis (28/7/2022). Foto/Dok Pemprov Sulsel
A
A
A
MAKASSAR - Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman , membuka Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Kawasan Timur Indonesia di Hotel Claro, Makassar, Kamis (28/7/2022). Ia bersama Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Amir Uskara dan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman membuka kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.
Dengan mengusung tema 'Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah KTI untuk Memperkuat Pemulihan Ekonomi KTI yang Inklusif', Fesyar KTI akan berlangsung hingga 31 Juli 2022. “Alhamdulillah, merasa senang Kota Makassar, Sulsel menjadi tuan rumah pada acara Fesyar yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Pulih, Ekonomi Sulsel Tumbuh 7,66 Persen
Indonesia sebagai negara yang memiliki penduduk muslim besar. Olehnya itu, diharapkan ini menjadi peluang kedepan menuju pemulihan ekonomi. Ia pun menegaskan komitmen untuk terus mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulsel.
"Pemprov Sulsel terus mendorong investasi dalam rangka pengembangan ekonomi dan keuangan syariah termasuk investasi terkait produk- produk unggulan di Sulsel,” kata dia.
Dengan mengusung tema 'Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah KTI untuk Memperkuat Pemulihan Ekonomi KTI yang Inklusif', Fesyar KTI akan berlangsung hingga 31 Juli 2022. “Alhamdulillah, merasa senang Kota Makassar, Sulsel menjadi tuan rumah pada acara Fesyar yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Pulih, Ekonomi Sulsel Tumbuh 7,66 Persen
Indonesia sebagai negara yang memiliki penduduk muslim besar. Olehnya itu, diharapkan ini menjadi peluang kedepan menuju pemulihan ekonomi. Ia pun menegaskan komitmen untuk terus mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulsel.
"Pemprov Sulsel terus mendorong investasi dalam rangka pengembangan ekonomi dan keuangan syariah termasuk investasi terkait produk- produk unggulan di Sulsel,” kata dia.
Lihat Juga :