Budidaya Cacing Usaha Menjanjikan di Tengah Covid-19

Sabtu, 27 Juni 2020 - 23:28 WIB
loading...
Budidaya Cacing Usaha...
Budidaya Cacing Usaha Menjanjikan di Tengah Covid-19. Foto SINDOnews
A A A
BATANG - Cacing atau nama latinya Lumbricus dianggap sebagian orang, hewan yang menjijikan. Namun di balik hewan tak bertulang ada nilai komersil yang dapat menambah pundi-pundi keuangan. Pasalnya, budidaya cacing tanah merupakan bisnis menjanjikan karena tidak dibutuhkan teknik yang ribet dengan modal sangat kecil tapi keuntunganya besar.

Tidak hanya itu, permintaan kebutuhan cacing tanah cukup tinggi dan tidak mengenal waktu, karena hewan tersebut dibutuhkan dalam banyak hal. Sekertaris Paguyuban Pembudidaya cacing Kabupaten Batang Aji Puspito, mengatakan, pembudidaya cacing di Kabupaten Batang sudah ada 400 peternak cacing yang sudah masuk dalam paguyuban pengusaha cacing.

Mereka tersebar di 9 Kecamatan diantaranya Limpung, Reban Banyuputih, Tersono dan Bawang. "Budidaya Cacing sangat mudah, resikonya kecil dan tidak membutuhkan keahlian kusus. Sehingga siapapun bisa yang penting tekun," kata Aji Sucipto, Sabtu (27/6) saat menggelar workshop di Pendopo Kantor Bupati Batang. (Baca: Mentan Yasin Limpo Dorong Pengembangan Sayuran Organik dari Semarang)

Dari hasil peternakan cacing tersebut dijual ke penampung atau paguyuban cacing, yang selanjutnya disalurkan ke Perusahaan di Kota Malang Jawa Timur, Lanjutnya. "Dengan modal Rp500ribu, pembudidaya cacing mendapat hasil Rp 2 juta selama tiga sampai empat bulan," kata Aji

Perawatanya pun sangat mudah, hanya diberi media serbuk kayu yang setiap sore dikasih pakan ampas tahu dan limbah sayuran rumah tangga. "Kebutuhan cacing sangat tinggi karena stok barang kurang. Paguyuban pun ditarget selama tiga bulan harus bisa mengumpulkan 3 ton cacing," Pungkasnya

Bupati Batang Wihaji yang hadir dalam workshop tersebut mengapresiasi budidaya cacing karena dimasa pandemi covid-19 dapat menjadi soulusi untuk menjadi wirausaha baru. "Budidaya cacing salah satu solusi diera normal baru covid-19, karena usahanya dirumah, perawatanya gampang, lahanya tidak luas dengan modal sedikit tapi hasilnya lumayan," kata Wihaji.

Bupati juga mengapresiasi paguyuban pengusaha cacing dari Kecamatan Reban yang sudah mampu memproduksi frementasi cacing untuk pupuk tanaman, dan juga dibuat campuran teh yang berguna untuk kesehatan. Ia juga mengatakan budidaya cacing merupakan salah satu solusi membangitkan ekonomi dari pandemi covid-19. (Baca: Menteri Desa Lepas 4.397 Mahasiswa KKN Tematik Covid-19)

"Selain dapat membangitkan ekonomi disaat pandemi, Budidaya cacing dapat menciptakan wirausaha yang sejalan dengan program Pemkab yakni menciptakan 1.000 wirausaha baru,"tutupnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Sukses Lilis Bangun...
Kisah Sukses Lilis Bangun Usaha Ternak Cacing, Kini Beromset 100 Juta Per Bulan
Warga Bandung Terkonfirmasi...
Warga Bandung Terkonfirmasi Covid-19 Varian XBB, Dinkes Sebut Pasien Sudah Sembuh
2 Tahun Tak Liburan,...
2 Tahun Tak Liburan, Warga Bandung Serbu Travel Fair Buru Paket Wisata ke Luar Negeri
Waspada! Kasus COVID-19...
Waspada! Kasus COVID-19 di Kabupaten Bandung Barat Merangkak Naik
OJK Terima 261 Pengaduan...
OJK Terima 261 Pengaduan dari Nasabah Jasa Keuangan di Sumut
Rekor Terendah Sepanjang...
Rekor Terendah Sepanjang Pandemi, Tambahan Kasus COVID-19 di Bali Hanya 8 Orang
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved