Pemkab Sinjai Masih Data Sawah yang Terdampak Banjir
Senin, 25 Juli 2022 - 16:55 WIB
loading...
Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan TPH Kabupaten Sinjai, Kamaruddin turun ke lapangan, melihat kondisi areal pesawahan yang terdampak banjir pada Minggu (24/7/2022). Foto: Istimewa
A
A
A
SINJAI - Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sinjai, masih mendata sawah yang rusak akibat banjir di Dusun Satengah, Desa Bulu Tellu, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai.
Bahkan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan TPH Kabupaten Sinjai, Kamaruddin turun ke lapangan, melihat kondisi areal pesawahan pada Minggu (24/7/2022).
Baca Juga: Anggaran Minim, Pilkades Serentak di Sinjai Diundur
Ia megatakan daerah terdampak luapan air anak sungai di aliran Sungai Tangka yang banyak tanaman padi milik petani yang rusak.
"Kemarin (minggu) saya sudah ke lokasi bersama pemilik sawah , dan tanaman padi, Insyaallah masih bisa dipanen, walaupun memang ada yang rusak karena sampah dan terbawa arus," ujarnya, Senin, (25/07/2022).
Dirinya menjelaskan, setelah mendapat aduan warga, pihaknya bersama Koordinator BPP Alimuddin, Penyuluh Pertanian Desa Bulu Tellue Andi Bulan Parja, dan anggota Kelompok Tani Tobalo, Sudirman, melihat langsung kondisi sawah.
"Terkait jumlah lahan yang rusak pasca-banjir dan tanah longsor beberapa hari lalu, baru akan meminta data ke petugas kecamatan," jelasnya.
Bahkan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan TPH Kabupaten Sinjai, Kamaruddin turun ke lapangan, melihat kondisi areal pesawahan pada Minggu (24/7/2022).
Baca Juga: Anggaran Minim, Pilkades Serentak di Sinjai Diundur
Ia megatakan daerah terdampak luapan air anak sungai di aliran Sungai Tangka yang banyak tanaman padi milik petani yang rusak.
"Kemarin (minggu) saya sudah ke lokasi bersama pemilik sawah , dan tanaman padi, Insyaallah masih bisa dipanen, walaupun memang ada yang rusak karena sampah dan terbawa arus," ujarnya, Senin, (25/07/2022).
Dirinya menjelaskan, setelah mendapat aduan warga, pihaknya bersama Koordinator BPP Alimuddin, Penyuluh Pertanian Desa Bulu Tellue Andi Bulan Parja, dan anggota Kelompok Tani Tobalo, Sudirman, melihat langsung kondisi sawah.
"Terkait jumlah lahan yang rusak pasca-banjir dan tanah longsor beberapa hari lalu, baru akan meminta data ke petugas kecamatan," jelasnya.
Lihat Juga :