Basmin Mattayang Resmikan Gedung BLK Luwu
Kamis, 21 Juli 2022 - 19:58 WIB
loading...
Bupati Luwu, Basmin Mattayang meninjau workshop BLK Luwu di Desa Karang Karangan, Kamis (21/7/2022). Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
LUWU - Bupati Luwu, Basmin Mattayang meresmikan gedung UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Luwu di Desa Karang Karangan, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Kamis (21/7/2022).
Gedung BLK tersebut memiliki fasilitas satu unit kantor dan 2 unit workshop. Peresmian dirangkaikan dengan pembukaan pelatihan berbasis kompetensi tahun anggaran 2022.
Baca juga:KIMA Jajaki Pembangunan Industri Perakitan Mobil di Bua
Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Syaiful Latief menyampaikan, pembangunan BLK Luwu sudah dilaksanakan sejak tahun 1986 di Balandai Palopo.
Setelah pemekaran, seluruh aset Pemerintah Kabupaten Luwu yang berada di wilayah Kota Palopo menjadi hak milik Pemerintah Kota Palopo, termasuk gedung BLK di Balandai.
"Sehingga Kabupaten Luwu wajib membangun gedung BLK yang baru. Pembangunan kantor BLK yang baru. Luas lahan kantor BLK di Desa Karang Karangan ada 4 hektare, dibeli pemerintah saat itu seharga Rp300 juta, jika dirupiahkan sekarang sudah senilai Rp11 miliar," ungkap H Syaiful Latief sebagai pengantar.
Tahun 2018 dimulai pembangunan kantor BLK dengan anggaran sebesar Rp1 miliar. "Pada masa kepemimpinan Bupati Luwu H Basmin Mattayang , tahun 2020 dilanjutkan pembangunan 2 unit bangunan workshop dengan anggaran Rp2,980 miliar melalui anggaran APBD di DPA Dinas PUPR," sebutnya.
"Tahun 2021 kembali melalui anggaran APBD pada Dinas PUPR dilakukan pengkrikilan dan pelebaran jalan poros BLK sepenjang 1 kilometer dengan anggaran Rp200 juta," lanjutnya.
Tahun 2022 proyek pengembangan BLK Luwu kembali dikucurkan anggaran sebesar Rp400 juta untuk jaringan listrik dari jalan poros hingga gedung BLK.
Kadis Ketenagakerjaan Kabupaten Luwu merincikan, fasilitas BLK Luwu saat ini terdiri atas 1 unit kantor, 2 gedung workshop dari 6 unit yang direncanakan, 11 program kejuruan, 19 orang instruktur, dan 9 orang pengelola administrasi pelatihan.
Baca juga:Dua Bupati Luwu Puji Kinerja Ansar Pandaka saat Jadi PNS
Untuk tahun anggaran 2022, terdapat 16 paket pelatihan, masing-masing paket 16 orang peserta atau sebanyak 256 orang. Pelatihan kerja keahlian las 2 paket untuk 32 orang, menjahit 3 paket untuk 48 orang.
Selanjutnya, pelatihan kerja komputer 2 paket untuk 32 orang, tata rias 2 paket untuk 32 orang, otomotif mobil 1 paket untuk 16 orang, otomotif motor 1 paket untuk 16 orang, audio visual, service handphone, alat pendingin dan pelatihan mebel atau pertukangan kayu masing-masing 1 paket atau 16 orang.
"Pelaksanaan pelatihan kerja di BLK tahun 2022 sumber pendanaannya berasal dari BBPVP atau Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Makassar," urainya.
Basmin Mattayang , menyampaikan, bagi Pemerintah Kabupaten Luwu terkhusus Kecamatan Bua kehadiran BLK ini adalah Rahmat. "Begitu susahnya membangun kantor, dan ini sudah dibangun 3 tahun anggaran meski di tengah pandemi Covid-19 . Kita akan lanjutkan pembangunannya," ujarnya.
Diterangkan Bupati Luwu dua periode ini, pembangunan 2 unit gedung itu dipaksakan karena bangunan lama di Balandai sudah akan digunakan Palopo.
"Kita bersyukur kantor ini sudah bisa kita tempati. Saya menitip harapan ke Kadis Ketenagakerjaan agar bangunan BLK ini dipelihara dengan baik dan mudah mudahan kedepan bisa kita perbesar," tutupnya.
Baca juga:Ansar Pandaka, dari Pegawai Honorer Hingga Jabat Sekda Kabupaten Luwu
"BLK harus kita perbesar ke depan, karena kedepan Luwu ini akan menjadi Morowali kedua, sehingga nanti kecamatan Bua akan menjadi sentra ekonomi. Jika jalan Toraja sudah tembus yang saat ini masih menyisahkan 7 kilometer belum diaspal, Bua dan Luwu akan lebih ramai, bukan hanya sektor industri termasuk wisata," lanjutnya.
Salah satu yang digenjot Pemerintah Kabupaten Luwu saat ini sebagai penunjang utama keberadaan industri di Bua yakni Pengambangan Bandar Udara I Lagaligo Bua, dimana saat ini tengah memasuki tahap penambahan panjang runway.
Gedung BLK tersebut memiliki fasilitas satu unit kantor dan 2 unit workshop. Peresmian dirangkaikan dengan pembukaan pelatihan berbasis kompetensi tahun anggaran 2022.
Baca juga:KIMA Jajaki Pembangunan Industri Perakitan Mobil di Bua
Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Syaiful Latief menyampaikan, pembangunan BLK Luwu sudah dilaksanakan sejak tahun 1986 di Balandai Palopo.
Setelah pemekaran, seluruh aset Pemerintah Kabupaten Luwu yang berada di wilayah Kota Palopo menjadi hak milik Pemerintah Kota Palopo, termasuk gedung BLK di Balandai.
"Sehingga Kabupaten Luwu wajib membangun gedung BLK yang baru. Pembangunan kantor BLK yang baru. Luas lahan kantor BLK di Desa Karang Karangan ada 4 hektare, dibeli pemerintah saat itu seharga Rp300 juta, jika dirupiahkan sekarang sudah senilai Rp11 miliar," ungkap H Syaiful Latief sebagai pengantar.
Tahun 2018 dimulai pembangunan kantor BLK dengan anggaran sebesar Rp1 miliar. "Pada masa kepemimpinan Bupati Luwu H Basmin Mattayang , tahun 2020 dilanjutkan pembangunan 2 unit bangunan workshop dengan anggaran Rp2,980 miliar melalui anggaran APBD di DPA Dinas PUPR," sebutnya.
"Tahun 2021 kembali melalui anggaran APBD pada Dinas PUPR dilakukan pengkrikilan dan pelebaran jalan poros BLK sepenjang 1 kilometer dengan anggaran Rp200 juta," lanjutnya.
Tahun 2022 proyek pengembangan BLK Luwu kembali dikucurkan anggaran sebesar Rp400 juta untuk jaringan listrik dari jalan poros hingga gedung BLK.
Kadis Ketenagakerjaan Kabupaten Luwu merincikan, fasilitas BLK Luwu saat ini terdiri atas 1 unit kantor, 2 gedung workshop dari 6 unit yang direncanakan, 11 program kejuruan, 19 orang instruktur, dan 9 orang pengelola administrasi pelatihan.
Baca juga:Dua Bupati Luwu Puji Kinerja Ansar Pandaka saat Jadi PNS
Untuk tahun anggaran 2022, terdapat 16 paket pelatihan, masing-masing paket 16 orang peserta atau sebanyak 256 orang. Pelatihan kerja keahlian las 2 paket untuk 32 orang, menjahit 3 paket untuk 48 orang.
Selanjutnya, pelatihan kerja komputer 2 paket untuk 32 orang, tata rias 2 paket untuk 32 orang, otomotif mobil 1 paket untuk 16 orang, otomotif motor 1 paket untuk 16 orang, audio visual, service handphone, alat pendingin dan pelatihan mebel atau pertukangan kayu masing-masing 1 paket atau 16 orang.
"Pelaksanaan pelatihan kerja di BLK tahun 2022 sumber pendanaannya berasal dari BBPVP atau Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Makassar," urainya.
Basmin Mattayang , menyampaikan, bagi Pemerintah Kabupaten Luwu terkhusus Kecamatan Bua kehadiran BLK ini adalah Rahmat. "Begitu susahnya membangun kantor, dan ini sudah dibangun 3 tahun anggaran meski di tengah pandemi Covid-19 . Kita akan lanjutkan pembangunannya," ujarnya.
Diterangkan Bupati Luwu dua periode ini, pembangunan 2 unit gedung itu dipaksakan karena bangunan lama di Balandai sudah akan digunakan Palopo.
"Kita bersyukur kantor ini sudah bisa kita tempati. Saya menitip harapan ke Kadis Ketenagakerjaan agar bangunan BLK ini dipelihara dengan baik dan mudah mudahan kedepan bisa kita perbesar," tutupnya.
Baca juga:Ansar Pandaka, dari Pegawai Honorer Hingga Jabat Sekda Kabupaten Luwu
"BLK harus kita perbesar ke depan, karena kedepan Luwu ini akan menjadi Morowali kedua, sehingga nanti kecamatan Bua akan menjadi sentra ekonomi. Jika jalan Toraja sudah tembus yang saat ini masih menyisahkan 7 kilometer belum diaspal, Bua dan Luwu akan lebih ramai, bukan hanya sektor industri termasuk wisata," lanjutnya.
Salah satu yang digenjot Pemerintah Kabupaten Luwu saat ini sebagai penunjang utama keberadaan industri di Bua yakni Pengambangan Bandar Udara I Lagaligo Bua, dimana saat ini tengah memasuki tahap penambahan panjang runway.
(luq)
Lihat Juga :