Tekan Kasus Covid-19 di Jatim, Ini Langkah Gubernur Khofifah
Sabtu, 27 Juni 2020 - 13:22 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, terang Khofifah, mesin PCR yang ada di Jatim kapasitas totalnya 2.250 tes per hari dan dalam seminggu tesnya mencapai 13.500 specimen. “Minggu depan rencananya akan dimaksimalkan lagi dengan tambahan mesin PCR serta reagen sesuai kebutuhan,” imbuhnya.
Lebih lanjut disampaikan Khofifah, terkait prakondisi memasuki new normal, pihaknya akan melakukan kordinasi ulang dengan tim gugus tugas provinsi dan tiga kabupaten kota. (Baca juga: Kampung Tangguh Peduli Lansia di Tengah Pandemi COVID-19 Sidoarjo )
Koordinasi ini untuk mempertimbangkan agar sementara tetap menutup dulu aktivitas di level krusial seperti bioskop, studio atau taman hiburan indoor dan melakukan monitor ketat. “Termasuk monitoring pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat di pasar di Surabaya Raya,” tandas Khofifah.
Di samping itu, pihaknya juga membuat zonasi tiap kecamatan berdasarkan 15 indikator epidemilogi dan tidak bisa asal membuka aktivitas. Untuk meluaskan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat , Pemprov Jatim akan melibatkan ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, influencer, dan pelaku usaha dan elemen strategis lainnya.
Utamanya terkait pemakaian masker dan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir. Sistem support dan insentif juga perlu disediakan untuk industri masker maupun media supaya masyarakat terbiasa menggunakan masker.
Lebih lanjut disampaikan Khofifah, terkait prakondisi memasuki new normal, pihaknya akan melakukan kordinasi ulang dengan tim gugus tugas provinsi dan tiga kabupaten kota. (Baca juga: Kampung Tangguh Peduli Lansia di Tengah Pandemi COVID-19 Sidoarjo )
Koordinasi ini untuk mempertimbangkan agar sementara tetap menutup dulu aktivitas di level krusial seperti bioskop, studio atau taman hiburan indoor dan melakukan monitor ketat. “Termasuk monitoring pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat di pasar di Surabaya Raya,” tandas Khofifah.
Di samping itu, pihaknya juga membuat zonasi tiap kecamatan berdasarkan 15 indikator epidemilogi dan tidak bisa asal membuka aktivitas. Untuk meluaskan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat , Pemprov Jatim akan melibatkan ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, influencer, dan pelaku usaha dan elemen strategis lainnya.
Utamanya terkait pemakaian masker dan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir. Sistem support dan insentif juga perlu disediakan untuk industri masker maupun media supaya masyarakat terbiasa menggunakan masker.
Lihat Juga :