Pemkot Kini Punya Truk Sampah Compactor, Dibagi untuk 5 Kecamatan
Sabtu, 27 Juni 2020 - 08:35 WIB
loading...
Inilah contoh truk sampah compactor yang dimiliki Pemkot Surabaya. Kini truk jenis ini juga dimiliki Pemkot Makassar. Foto : Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kini punya truk sampah compactor. Truk ini dinilai jauh lebih efisien dibandingkan truk sampah konvensional yang selama ini digunakan. Baca : Rudy Djamaluddin Resmi Jadi Pj Wali Kota Makassar yang Baru
Kabag Perlengkapan Pemkot Makassar, Haidil Adha mengatakan ada lima unit truk compactor yang diadakan tahun ini. Truk itu akan digunakan sebagai percobaan untuk mengatasi masalah persampahan di Kota Makassar.
Rencananya, truk ini akan dibagikan ke kecamatan yang cakupan wilayahnya cukup luas. Seperti, Tamalate, Tamalanrea, Biringkanaya, Panakkukang, Manggala. "Sebenarnya rata-rata kecamatan butuh cuma karena hanya lima unit jadi kita pilih," ujar Haidil kepada SINDOnews.
Haidil menjelaskan daya angkut truk sampah compactor yaitu 1:3 atau bisa tiga kali lebih banyak dari truk konvensional yang ada di Makassar saat ini. Sebab, truk ini sudah menggunakan sistem press yang dapat memadatkan sampah yang dimuat.
"Sudah dilengkapi peralatan modern untuk memadatkan sampah secara otomatis di bagian bak. Sehingga air tetesan sampah bisa diminimalkan dan tidak menetes ke jalan saat proses pengangkutan," jelasnya.
Kabag Perlengkapan Pemkot Makassar, Haidil Adha mengatakan ada lima unit truk compactor yang diadakan tahun ini. Truk itu akan digunakan sebagai percobaan untuk mengatasi masalah persampahan di Kota Makassar.
Rencananya, truk ini akan dibagikan ke kecamatan yang cakupan wilayahnya cukup luas. Seperti, Tamalate, Tamalanrea, Biringkanaya, Panakkukang, Manggala. "Sebenarnya rata-rata kecamatan butuh cuma karena hanya lima unit jadi kita pilih," ujar Haidil kepada SINDOnews.
Haidil menjelaskan daya angkut truk sampah compactor yaitu 1:3 atau bisa tiga kali lebih banyak dari truk konvensional yang ada di Makassar saat ini. Sebab, truk ini sudah menggunakan sistem press yang dapat memadatkan sampah yang dimuat.
"Sudah dilengkapi peralatan modern untuk memadatkan sampah secara otomatis di bagian bak. Sehingga air tetesan sampah bisa diminimalkan dan tidak menetes ke jalan saat proses pengangkutan," jelasnya.
Lihat Juga :