Jeritan Hati TKW Indramayu di Arab Saudi Minta Dipulangkan: Pak Presiden Tolong Saya
Minggu, 17 Juli 2022 - 22:19 WIB
loading...
A
A
A
Kuat dugaan, Turdem sendiri dikirimkan ke Arab Saudi secara unprosedural pada Februari 2022 lalu.
"Assalamualaikum, Pak Presiden tolong saya. Saya kerja di Saudi bertempat di Harja. Saya sudah gak kuat, aku kerja di sini 24 jam, aku di sini kurang makan, kurang tidur. Tolong aku Pak Presiden, tolong aku ingin pulang," ujar dia dalam rekaman video yang diterima MNC Portal Indonesia (MPI), Minggu (17/7/2022).
Mengetahui kondisi yang dialami Turdem, pihak keluarga pun akhirnya mengadu ke Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu.
Baca juga: 11 Tahun Putus Kontak, Keluarga TKW Indramayu di Arab Saudi Lapor Dukun
Pada kesempatan itu, ayah dari Turdem, Ribut (66), mengaku sangat khawatir dengan kondisi anak keduanya itu di sana, terlebih sudah adanya ancaman. Hal inilah yang membuat rasa khawatirnya menjadi bertambah, takut kejadian tidak diinginkan bakal menimpa anaknya tersebut.
Menurut Ribut, Turdem di Arab Saudi sudah seperti robot. Ia dipaksa bekerja nonstop 24 jam dan tidak diberi makan. Selain itu, majikannya juga sangat cerewet dan galak kepada Turdem.
"Di sana, anak saya kerja di majikan janda, cerewet, terus galak. Apalagi keponakannya sampai ngancam-ngancam anak saya," kata dia.
"Assalamualaikum, Pak Presiden tolong saya. Saya kerja di Saudi bertempat di Harja. Saya sudah gak kuat, aku kerja di sini 24 jam, aku di sini kurang makan, kurang tidur. Tolong aku Pak Presiden, tolong aku ingin pulang," ujar dia dalam rekaman video yang diterima MNC Portal Indonesia (MPI), Minggu (17/7/2022).
Mengetahui kondisi yang dialami Turdem, pihak keluarga pun akhirnya mengadu ke Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu.
Baca juga: 11 Tahun Putus Kontak, Keluarga TKW Indramayu di Arab Saudi Lapor Dukun
Pada kesempatan itu, ayah dari Turdem, Ribut (66), mengaku sangat khawatir dengan kondisi anak keduanya itu di sana, terlebih sudah adanya ancaman. Hal inilah yang membuat rasa khawatirnya menjadi bertambah, takut kejadian tidak diinginkan bakal menimpa anaknya tersebut.
Menurut Ribut, Turdem di Arab Saudi sudah seperti robot. Ia dipaksa bekerja nonstop 24 jam dan tidak diberi makan. Selain itu, majikannya juga sangat cerewet dan galak kepada Turdem.
"Di sana, anak saya kerja di majikan janda, cerewet, terus galak. Apalagi keponakannya sampai ngancam-ngancam anak saya," kata dia.
Lihat Juga :