Gara-gara Selisih Paham, Santri Dikeroyok Temannya di Pondok Pesantren
Jum'at, 15 Juli 2022 - 18:49 WIB
loading...
A
A
A
“Kejadian itu kurang lebih satu bulan, dan saya mengetahui itu justru dari anak saya sendiri yang mungkin dia keceplosan. Kemudian saya telusuri, ternyata benar kalau anak saya menjadi korban penganiayaan,” paparnya.
Pihaknya pun telah berusaha menghubungi pemilik maupun pengurus Pondok Pesantren Darul Huffas untuk memediasi, supaya permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, tidak ada respon.
Baca: Dua Tahun Buron, Pelaku Pengeroyokan Berhasil Dilumpuhkan
“Atas kejadian ini, anak saya sekarang trauma, ingin keluar dari sekolah dan tidak ingin melanjutkan sekolahnya di Pondok Pesantren tersebut. Saya harap para pelaku mendapatkan hukuman setimpal," ungkapnya.
Penganiayaan itu, bermula saat korban selisih faham dengan salah satu pelaku. Keduanya lalu berkelahi. Kemudian, datang lima rekan pelaku memukuli dan mengeroyok korban.
Pihaknya pun telah berusaha menghubungi pemilik maupun pengurus Pondok Pesantren Darul Huffas untuk memediasi, supaya permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, tidak ada respon.
Baca: Dua Tahun Buron, Pelaku Pengeroyokan Berhasil Dilumpuhkan
“Atas kejadian ini, anak saya sekarang trauma, ingin keluar dari sekolah dan tidak ingin melanjutkan sekolahnya di Pondok Pesantren tersebut. Saya harap para pelaku mendapatkan hukuman setimpal," ungkapnya.
Penganiayaan itu, bermula saat korban selisih faham dengan salah satu pelaku. Keduanya lalu berkelahi. Kemudian, datang lima rekan pelaku memukuli dan mengeroyok korban.
Lihat Juga :