Awal Juli Wisata Blitar Dibuka, Wajib Terapkan Protokol Kesehatan
Jum'at, 26 Juni 2020 - 19:40 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Sepeda Motor Vina di Terminal Jadi Pembuka Tabir Pembunuhan Sadis )
Namun kendati demikian, Rijanto tidak berharap pembukaan kembali kawasan wisata menimbulkan persoalan baru. Misalnya terjadi klaster COVID-19 baru. Karenanya, kebijakan membuka kembali kawasan wisata ini akan terus diikuti dengan evaluasi. Hal itu mengingat setelah sektor wisata akan segera disusul sektor lain. "Setelah dibuka akan dilakukan evaluasi sebelum dilanjutkan lebih jauh," pungkas Rijanto.
Sementara karena imbas COVID-19, target retribusi parkir di Kabupaten Blitar, termasuk parkir kawasan wisata, diturunkan. Dari target tahun 2020 Rp7.826.240.000 diturunkan Rp800 juta lebih.
Kendati demikian terhitung hingga bulan Mei, PAD retribusi parkir telah mencapai Rp2.744.540.000. "Target PAD retribusi parkir mengalami penurunan," ujar Toha Mashuri, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar.
Namun kendati demikian, Rijanto tidak berharap pembukaan kembali kawasan wisata menimbulkan persoalan baru. Misalnya terjadi klaster COVID-19 baru. Karenanya, kebijakan membuka kembali kawasan wisata ini akan terus diikuti dengan evaluasi. Hal itu mengingat setelah sektor wisata akan segera disusul sektor lain. "Setelah dibuka akan dilakukan evaluasi sebelum dilanjutkan lebih jauh," pungkas Rijanto.
Sementara karena imbas COVID-19, target retribusi parkir di Kabupaten Blitar, termasuk parkir kawasan wisata, diturunkan. Dari target tahun 2020 Rp7.826.240.000 diturunkan Rp800 juta lebih.
Kendati demikian terhitung hingga bulan Mei, PAD retribusi parkir telah mencapai Rp2.744.540.000. "Target PAD retribusi parkir mengalami penurunan," ujar Toha Mashuri, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar.
(eyt)
Lihat Juga :