Manfaatkan Biogas Limbah Tahu sejak 2010, Warga Urutsewu Tidak Khawatir Kenaikan Elpiji
Jum'at, 15 Juli 2022 - 13:48 WIB
loading...
Ilustrasi biogas dari limbah tahu. Foto: Istimewa
A
A
A
BOYOLALI - Mahalnya harga gas elpiji tidak berpengaruh terhadap sebagian warga Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Boyolali, Jawa Tengah. Pasalnya, sejak 2010 mereka memanfaatkan biogas dari limbah tahu.
Kualitas api yang dihasilkan pun jauh lebih bagus dan berwarna biru, bisa digunakan untuk memasak sehari-hari.
Revita, salah seorang warga mengatakan, dia mendapatkan pasokan gas dari limbah tahu dari tetangganya yang mengolah limbah tahu dijadikan biogas. Dirinya pun mengaku bersyukur, mendapatkan pasokan gas itu.
Baca juga: Limbah Medis Meningkat Akibat Pandemi, RSB Sartika Asih Operasikan Fasilitas Limbah Medis B3
"Sejak 2010 sudah memakai biogas dari limbah tahu. Sehingga, banyak warga di sini tidak berpengaruh dengan adanya kenaikan harga gas elpiji," katanya, kepada wartawan, Jumat (14/7/2022).
Kualitas api yang dihasilkan pun jauh lebih bagus dan berwarna biru, bisa digunakan untuk memasak sehari-hari.
Revita, salah seorang warga mengatakan, dia mendapatkan pasokan gas dari limbah tahu dari tetangganya yang mengolah limbah tahu dijadikan biogas. Dirinya pun mengaku bersyukur, mendapatkan pasokan gas itu.
Baca juga: Limbah Medis Meningkat Akibat Pandemi, RSB Sartika Asih Operasikan Fasilitas Limbah Medis B3
"Sejak 2010 sudah memakai biogas dari limbah tahu. Sehingga, banyak warga di sini tidak berpengaruh dengan adanya kenaikan harga gas elpiji," katanya, kepada wartawan, Jumat (14/7/2022).
Lihat Juga :