Poktan di Luwu Utara Diminta Merawat Alsintan Pemberian Pemerintah
Kamis, 14 Juli 2022 - 17:53 WIB
loading...
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menyerahkan bantuan alsintan kepada salah satu kelompok tani. Foto: Protokoler Pemkab Luwu Utara
A
A
A
LUWU UTARA - Bupati Luwu Utara , Indah Putri Indriani (IDP) mengimbau kelompok tani (poktan) agar menjaga dan merawat alat mesin pertanian (alsintan). Alsintan itu kata Indah adalah milik bersama, sehingga pemeliharaannya harus diperhatikan.
"Jangan hanya menjadikannya ibarat sapi perah yang hanya sekadar dipakai tanpa dirawat,” tegas Indah saat menyerahkan bantuan alsintan kepada 115 poktan Luwu Utara di pelataran parkir Kantor Bupati Luwu Utara , kamis (14/7/2022).
Baca juga:Masyarakat Radda Zikir dan Doa Bersama Peringati Bencana Banjir Bandang
Orang nomor satu di Luwu Utara ini juga mengatakan, jika dirawat dengan baik, alsintan yang diberikan bisa digunakan selama minimal lima tahun, atau bahkan lebih.
"Banyak poktan yang menginginkan bantuan alsintan tetapi tidak siap menerima lantara ketidakmampuan memelihara, merawat, dan menggunakan alsintan," ujarnya.
Indah menambahkan tahun ini prosesnya lebih cepat dibanding tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah, tahun ini pengadaan alisintannya lebih cepat. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah bagaimana bantuan itu bisa dengan segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ungkap Indah.
Baca juga:Wabup Lutra Minta Tingkatkan Kewaspadaan Dini Guna Cegah PMK pada Ternak
Kehadiran bantuan ini, kata Indah, merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban biaya pengelolaan bagi petani.
"Oleh sebab itu, kami berharap agar pemanfaatannya digilir dan diatur kepada semua anggota kelompok," pesannya.
Dalam kesempatan itu, Indah juga mengatakan pemkab bersama Jasindo telah menjalin kerja sama khususnya dalam asuransi pertanian dan hewan ternak yang sumber alokasinya dari pemda.
"Melalui momentum ini, kami mengajak kepada para petani untuk mengasuransikan lahan pertaniannya, agar jika tidak diminta-minta terjadi gagal panen maka petani kita tidak mengalami kerugian lebih," terangnya.
Baca juga:Program Kesehatan Gigi dan Mulut Sasar Sekolah di Lutra
Untuk diketahui, bantuan alsintan yang diserahkan kepada poktan tersebut bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah melalui dana (DAU,DID, dan DAK).
Bantuan terdiri dari 1 unit combine harvestrer, 1 unit rice milling unit (RMU), 2 unit traktor roda empat, 79 unit traktor roda dua, 6 unit mesin pompa air, 116 unit hand sprayer, 1 unit corn sheller, 24 unit pembabat rumput, 24 unit cultuvator, serta 2 unit chains saw.
"Jangan hanya menjadikannya ibarat sapi perah yang hanya sekadar dipakai tanpa dirawat,” tegas Indah saat menyerahkan bantuan alsintan kepada 115 poktan Luwu Utara di pelataran parkir Kantor Bupati Luwu Utara , kamis (14/7/2022).
Baca juga:Masyarakat Radda Zikir dan Doa Bersama Peringati Bencana Banjir Bandang
Orang nomor satu di Luwu Utara ini juga mengatakan, jika dirawat dengan baik, alsintan yang diberikan bisa digunakan selama minimal lima tahun, atau bahkan lebih.
"Banyak poktan yang menginginkan bantuan alsintan tetapi tidak siap menerima lantara ketidakmampuan memelihara, merawat, dan menggunakan alsintan," ujarnya.
Indah menambahkan tahun ini prosesnya lebih cepat dibanding tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah, tahun ini pengadaan alisintannya lebih cepat. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah bagaimana bantuan itu bisa dengan segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ungkap Indah.
Baca juga:Wabup Lutra Minta Tingkatkan Kewaspadaan Dini Guna Cegah PMK pada Ternak
Kehadiran bantuan ini, kata Indah, merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban biaya pengelolaan bagi petani.
"Oleh sebab itu, kami berharap agar pemanfaatannya digilir dan diatur kepada semua anggota kelompok," pesannya.
Dalam kesempatan itu, Indah juga mengatakan pemkab bersama Jasindo telah menjalin kerja sama khususnya dalam asuransi pertanian dan hewan ternak yang sumber alokasinya dari pemda.
"Melalui momentum ini, kami mengajak kepada para petani untuk mengasuransikan lahan pertaniannya, agar jika tidak diminta-minta terjadi gagal panen maka petani kita tidak mengalami kerugian lebih," terangnya.
Baca juga:Program Kesehatan Gigi dan Mulut Sasar Sekolah di Lutra
Untuk diketahui, bantuan alsintan yang diserahkan kepada poktan tersebut bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah melalui dana (DAU,DID, dan DAK).
Bantuan terdiri dari 1 unit combine harvestrer, 1 unit rice milling unit (RMU), 2 unit traktor roda empat, 79 unit traktor roda dua, 6 unit mesin pompa air, 116 unit hand sprayer, 1 unit corn sheller, 24 unit pembabat rumput, 24 unit cultuvator, serta 2 unit chains saw.
(luq)
Lihat Juga :