Pemisahan Angkot Penumpang Pria dan Wanita Kurang Efektif, Pengamat: Pasang CCTV
Kamis, 14 Juli 2022 - 17:16 WIB
loading...
Pemisahan angkutan umum antara laki-laki dan perempuan dianggap kurang efektif. Foto: Ilustrasi/SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Pemisahan angkutan umum antara laki-laki dan perempuan dianggap kurang efektif . Hal ini mengacu kepada jumlah katersediaan angkutan umum yang berada di kawasan Ibu Kota .
Demikian disampaikan oleh Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti Yayat Supriyatna kepada wartawan di Jakarta, Kamis (14/7/2022). Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dalam Angkot Kuningan
"Iya agak sulit. Jadi dorongannya lebih ke rambu-rambu dan semacam CCTV. Karena gini, angkutan umum itu kan umum, umum sifatnya, bercampur," terang Yayat.
Menurutnya, yang menjadi persoalan saat ini adalah bagaimana mencari solusi atas permasalahan pelecehan seksual yang kerap kali terjadi di angkutan umum. Bukan merombak sistem yang ada.
"Yang menjadi persoalan sekarang ada orang yang punya penyakit dengan persoalan perilaku. Masak gara-gara satu dua orang tiba-tiba ngerombak seluruh sistem, kan nggak begitu," terangnya.
Demikian disampaikan oleh Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti Yayat Supriyatna kepada wartawan di Jakarta, Kamis (14/7/2022). Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dalam Angkot Kuningan
"Iya agak sulit. Jadi dorongannya lebih ke rambu-rambu dan semacam CCTV. Karena gini, angkutan umum itu kan umum, umum sifatnya, bercampur," terang Yayat.
Menurutnya, yang menjadi persoalan saat ini adalah bagaimana mencari solusi atas permasalahan pelecehan seksual yang kerap kali terjadi di angkutan umum. Bukan merombak sistem yang ada.
"Yang menjadi persoalan sekarang ada orang yang punya penyakit dengan persoalan perilaku. Masak gara-gara satu dua orang tiba-tiba ngerombak seluruh sistem, kan nggak begitu," terangnya.
Lihat Juga :