Pangeran Bratakelana, Putra Sunan Gunung Jati yang Tewas Dibunuh Bajak Laut
Kamis, 14 Juli 2022 - 05:24 WIB
loading...
A
A
A
Tentang Ratu Nyawa, ada juga sumber yang menyebutkan bahwa dia putri Sultan Trenggana, putra Raden Fatah.
Baca: Prabu Surya Kencana, Raja Tanpa Mahkota Pajajaran yang Lari ke Baduy Dalam
Beberapa tahun setelah pernikahan itu, dalam sebuah perjalanan pulang dari Demak ke Cirebon, kapal Pangeran Bratakelana dihadang bajak laut. Dia tewas dalam serangan bajak laut itu, pada 1513 M.
Jenazahnya kemudian dibuang ke dasar laut, namun berhasil ditemukan dan dimakamkan di pesisir Mundu, Pantai Cirebon. Namanya, kemudian dikenal sebagai Pangeran Seda (ing) Lautan atau Pangeran Seda Laut.
Dalam sumber lain disebutkan, Pangeran Seda Ing Lautan (Pangeran yang wafat di tengah lautan) dan Ki Gede Ing Sura dalam cerita rakyat Palembang merupakan tokoh yang sama dalam dinasti Jawa di Palembang.
Baca: Petualangan Ibnu Batutah, dari Makkah hingga ke Kerajaan Islam Samudera Pasai
Baca: Prabu Surya Kencana, Raja Tanpa Mahkota Pajajaran yang Lari ke Baduy Dalam
Beberapa tahun setelah pernikahan itu, dalam sebuah perjalanan pulang dari Demak ke Cirebon, kapal Pangeran Bratakelana dihadang bajak laut. Dia tewas dalam serangan bajak laut itu, pada 1513 M.
Jenazahnya kemudian dibuang ke dasar laut, namun berhasil ditemukan dan dimakamkan di pesisir Mundu, Pantai Cirebon. Namanya, kemudian dikenal sebagai Pangeran Seda (ing) Lautan atau Pangeran Seda Laut.
Dalam sumber lain disebutkan, Pangeran Seda Ing Lautan (Pangeran yang wafat di tengah lautan) dan Ki Gede Ing Sura dalam cerita rakyat Palembang merupakan tokoh yang sama dalam dinasti Jawa di Palembang.
Baca: Petualangan Ibnu Batutah, dari Makkah hingga ke Kerajaan Islam Samudera Pasai
Lihat Juga :