Wabup Lutra Minta Tingkatkan Kewaspadaan Dini Guna Cegah PMK pada Ternak
Rabu, 13 Juli 2022 - 23:43 WIB
loading...
Jajaran Pemkab Lutra mengikuti rapat koordinasi terkait progres penanganan PMK di Provinsi Bali, NTT, dan Sulsel secara virtual di Ruang Command Center Kabupaten Lutra, Rabu (13/07/22). Foto/Dok Pemkab Luwu Utara
A
A
A
LUWU UTARA - Jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (Pemkab Lutra) mengikuti rapat koordinasi terkait progres penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Provinsi Bali, NTT, dan Sulsel secara virtual di Ruang Command Center Kabupaten Lutra, Rabu (13/07/22).
Pada kegiatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI, Luhut Binsar Panjaitan, meminta semua pihak untuk memastikan pelaporan data yang akurat. Tidak boleh ada under reporting (data yang tidak akurat) karena hal ini akan mengakibatkan kerugian ekonomi daerah yang besar karena penanganan yang lambat.
Baca Juga: Cegah Penyebaran PMK, Hewan Ternak Masuk ke Lutra Wajib Diperiksa
"Saya minta kepada Menteri Pertanian, Kepala BNPB, Gubernur Sulawesi selatan, Pangdam Hasanuddin, dan Kapolda Sulawesi Selatan agar segera melakukan pemotongan bersyarat terkait out break di Sulawesi Selatan sehingga kini statusnya merah," ujar dia.
Sebagai salah satu lumbung sapi nasional, kata Luhut, Sulsel harus dihijaukan kembali segera. Tidak boleh ada lalu lintas ternak dari zona merah masuk ke Sulsel.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Lutra, Suaib Mansur, meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan dini guna mengantisipasi penyebaran PMK pada ternak, meski diakuinya sejauh ini belum ada kasus PMK di wilayahnya.
"Tapi sebelumnya kita sudah buat surat edaran peningkatan kewaspadaan terkait peningkatan penyakit mulut dan kuku," tegasnya.
Pada kegiatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI, Luhut Binsar Panjaitan, meminta semua pihak untuk memastikan pelaporan data yang akurat. Tidak boleh ada under reporting (data yang tidak akurat) karena hal ini akan mengakibatkan kerugian ekonomi daerah yang besar karena penanganan yang lambat.
Baca Juga: Cegah Penyebaran PMK, Hewan Ternak Masuk ke Lutra Wajib Diperiksa
"Saya minta kepada Menteri Pertanian, Kepala BNPB, Gubernur Sulawesi selatan, Pangdam Hasanuddin, dan Kapolda Sulawesi Selatan agar segera melakukan pemotongan bersyarat terkait out break di Sulawesi Selatan sehingga kini statusnya merah," ujar dia.
Sebagai salah satu lumbung sapi nasional, kata Luhut, Sulsel harus dihijaukan kembali segera. Tidak boleh ada lalu lintas ternak dari zona merah masuk ke Sulsel.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Lutra, Suaib Mansur, meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan dini guna mengantisipasi penyebaran PMK pada ternak, meski diakuinya sejauh ini belum ada kasus PMK di wilayahnya.
"Tapi sebelumnya kita sudah buat surat edaran peningkatan kewaspadaan terkait peningkatan penyakit mulut dan kuku," tegasnya.
Lihat Juga :