Tipu Pegawai Honorer Jutaan Rupiah, Oknum PNS di Kotim Masuk Bui

Rabu, 13 Juli 2022 - 19:17 WIB
loading...
Tipu Pegawai Honorer...
Oknum PNS di Disdamkarmat, Kotim, Kalteng berinisial RS (43) diringkus jajaran Polsek Ketapang usai menipu seorang pegawai honorer mencapai belasan juta rupiah. Foto: Istimewa
A A A
KOTAWARINGIN TIMUR - Oknum Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur ( Kotim ), Kalteng berinisial RS (43) diringkus jajaran Polsek Ketapang usai menipu seorang warga yang juga pegawai honorer mencapai belasan juta rupiah.

"Pelaku sudah kami tangkap pada 8 Juli 2022 dan saat ini masih dalam penyidikan mendalam," ujar Kapolres Kotim AKBP Sarpani melalui Kapolsek Ketapang Kompol Samsul Bahri, Rabu (13/7/2022).

Korban dari penipuan tersebut yakni Rodiyah (45), yang merupakan tenaga honorer di instansi pemerintahan.

Baca juga: Mahasiswa Senior Culik dan Siksa Belasan Maba Poltekkes Makassar di Kamar Kos

Dia menjadi korban setelah pelaku menyamar sebagai teman korban bernama Yuli, yang bekerja di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kotim.

Saat itu, pelaku yang mengaku bernama Yuli mengirim pesan WhatsApp, dan meminjam uang Rp 15 juta, dengan alasan akan menggunakannya untuk menutupi pinjaman di Bank Kalteng. Serta akan membayarnya dalam waktu 1 pekan ke depan.



“Setelah membaca pesan WhatsApp tersebut, korban langsung meminta nomor rekening pelaku. Dan pelaku mengirimkannya, namun bukan atas namanya, melain rekening BRI yang baru dibuatnya menggunakan nama KS,” ungkapnya.

Setelah jatuh tempo, ternyata nomor Yuli tersebut tidak dapat dihubungi. Sehingga, korban melaporkannya ke Polsek Ketapang.

Usai menerima laporan tersebut, polisi melakukan pemeriksaan terhadap nomor rekening atas nama KS. Hingga dilakukan pemeriksaan, dan KS mengaku tidak pernah membuat rekening di Bank BRI.

Baca juga: Mantan Guru Besar Divonis 9 Bulan Penjara Kasus Penipuan Penjualan Tanah

Namun dia mengaku pada 19 Juni 2022 lalu, dia menyerahkan KTP-nya kepada petugas Disdamkarmat, karena diminta setelah petugas membantu anjingnya yang terjepit.

Hingga dilakukan penelusuran kembali, dan ternyata KTP tersebut dimanfaatkan pelaku menerima transfer dari korbannya. Sebagai upaya agar aksinya tersebut tidak diketahui aparat kepolisian.

"Pelaku 1 orang, penyidikan masih kami lakukan. Karena dikhawatirkan ada kerja sama dengan orang lain,” tandasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Polisi Tangkap Sopir...
Polisi Tangkap Sopir Taksi Online yang Mengamuk di Tol JORR, Ini Tampangnya
Polda Metro Tetapkan...
Polda Metro Tetapkan Bos Travel Hanania Jadi Tersangka Kasus Penipuan Jemaah Umrah
Polisi Bongkar Peredaran...
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras di Tanah Abang, 3 Orang Ditangkap
Polisi Gagalkan Penyelundupan...
Polisi Gagalkan Penyelundupan Bahan Kimia Merkuri, 2 Orang Ditangkap
Anwar BAB Serahkan Seluruh...
Anwar BAB Serahkan Seluruh Uang Saku ke Polisi Usai Diperiksa dalam Kasus Hanania Group
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Awkarin Mangkir dari...
Awkarin Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Ini Penjelasan Polisi
Rekomendasi
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
Berita Terkini
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved