Tungku Batu Bara Meledak, Pabrik Semen PT SCG Sukabumi Terbakar
Jum'at, 08 Juli 2022 - 04:20 WIB
loading...
A
A
A
Kapolsek Gunungguruh, Iptu Didin Waslidin mengatakan, kebakaran Bag Filter di area Coal Mil yang merupakan pembakaran batu bara itu, berada di kawasan produksi PT SCG. "Kebakaran itu, diketahui sekira pukul 21.55 WIB pada saat api sudah membesar oleh satpam, kemudian dua unit Damkar mikik PT SCG dibantu oleh sejumlah unit Damkar Kabupaten Sukabumi," katanya.
Akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, maupun luka luka. Setelah konsultasi dengan pihak PT SCG, petugas kepolisian belum bisa memastikan secara pasti soal penyebab kebakaran tersebut. "Iya, untuk penyebab sebenarnya juga belum bisa dipastikan karena masih dalam tahap investigasi, sementara untuk jumlah kerugian pun sama belum dapat diperkirakan kerugianya," imbuhnya.
Baca juga: Izin Dicabut Kemensos, ACT Kabupaten Garut Beroperasi seperti Biasa
Sementara itu, Kabid Pemadaman Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Ismat Ahmad mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan 5 unit kendaraan pemadam kebakaran dan 1 unit kendaraan bantuan dari PT GSI.
"Setelah adanya laporan kebakaran ini, kami memerintah kepada pos-pos yang terdekat lokasi kejadian untuk langsung ke TKP, dari Pos Cisaat 2 unit, Pos Cibadak 2 unit, Pos Sukaraja 1 unit dan alhamdulillah dari ada bantuan tim dari PT GSI sebanyak 1 unit kendaraan," ujar Ismat.
Lebih lanjut Ismat mengatakan bahwa proses pemadaman api berlangsung satu jam, berawal dari mulai mendapatkan laporan hingga keluar area lokasi kejadian kebakaran tersebut, akan tetapi DPKP Kabupaten Sukabumi belum bisa menjelaskan awal terjadinya kebakaran.
Akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, maupun luka luka. Setelah konsultasi dengan pihak PT SCG, petugas kepolisian belum bisa memastikan secara pasti soal penyebab kebakaran tersebut. "Iya, untuk penyebab sebenarnya juga belum bisa dipastikan karena masih dalam tahap investigasi, sementara untuk jumlah kerugian pun sama belum dapat diperkirakan kerugianya," imbuhnya.
Baca juga: Izin Dicabut Kemensos, ACT Kabupaten Garut Beroperasi seperti Biasa
Sementara itu, Kabid Pemadaman Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Ismat Ahmad mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan 5 unit kendaraan pemadam kebakaran dan 1 unit kendaraan bantuan dari PT GSI.
"Setelah adanya laporan kebakaran ini, kami memerintah kepada pos-pos yang terdekat lokasi kejadian untuk langsung ke TKP, dari Pos Cisaat 2 unit, Pos Cibadak 2 unit, Pos Sukaraja 1 unit dan alhamdulillah dari ada bantuan tim dari PT GSI sebanyak 1 unit kendaraan," ujar Ismat.
Lebih lanjut Ismat mengatakan bahwa proses pemadaman api berlangsung satu jam, berawal dari mulai mendapatkan laporan hingga keluar area lokasi kejadian kebakaran tersebut, akan tetapi DPKP Kabupaten Sukabumi belum bisa menjelaskan awal terjadinya kebakaran.
Lihat Juga :