Audiensi Pangdam XIV/Hasanuddin, LDII Sulsel Sampaikan 8 Program Unggulan
Rabu, 06 Juli 2022 - 07:12 WIB
loading...
A
A
A
Adapun misi LDII yaitu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan dan penerapan ajaran Islam yang dilakukan secara menyeluruh, berkesinambungan dan terintegrasi sesuai peran, posisi, tanggung jawab profesi sebagai komponen bangsa dalam wadah NKRI.
LDII Sulawesi Selatan, lanjut Abri, sejak 2015 telah melaksanakan pelatihan bela negara. Selain itu, melakukan vaksinasi massal bekerjasama dengan Kodam XIV/Hasanuddin. LDII menyampaikan pentingnya pendidikan Pancasila mulai dari siswa SD, SMP, SMA, dan mahasiswa. “Pancasila sebagai dasar negara. Pendidikan Pancasila yang utama,” imbuhnya.
LDII, kata Abri, memiliki 8 klaster program utama. “Kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, dan energi baru terbarukan,” jelas Ketua LDII Sulawesi Selatan.
Di bidang dakwah, LDII mengikuti seminar moderasi beragama. Di bidang pendidikan, LDII memiliki tagline profesional religius. LDII membina sekolah formal dan pondok pesantren. Generasi muda binaan LDII di pagi hari pukul 08.00 sampai siang belajar di sekolah. Selanjutnya siang sampai malam belajar di pondok pesantren.
Perihal bidang pangan dan lingkungan hidup, kami sudah melakukan penghijauan di Kabupaten Maros, Takalar, dan Luwu. “Di bidang ekonomi syariah, LDII antara lain bekerjasama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI),” kata dosen ilmu pertanian ini.
Di kesempatan tersebut, pengurus LDII Sulawesi Selatan Asdar Mattiro SSos menyampaikan undangan kepada panglima untuk hadir di pengajian akbar LDII. Menurut rencana, panglima akan hadir di pengajian akbar tersebut pada 17 Juli 2022.
LDII Sulawesi Selatan, lanjut Abri, sejak 2015 telah melaksanakan pelatihan bela negara. Selain itu, melakukan vaksinasi massal bekerjasama dengan Kodam XIV/Hasanuddin. LDII menyampaikan pentingnya pendidikan Pancasila mulai dari siswa SD, SMP, SMA, dan mahasiswa. “Pancasila sebagai dasar negara. Pendidikan Pancasila yang utama,” imbuhnya.
LDII, kata Abri, memiliki 8 klaster program utama. “Kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, dan energi baru terbarukan,” jelas Ketua LDII Sulawesi Selatan.
Di bidang dakwah, LDII mengikuti seminar moderasi beragama. Di bidang pendidikan, LDII memiliki tagline profesional religius. LDII membina sekolah formal dan pondok pesantren. Generasi muda binaan LDII di pagi hari pukul 08.00 sampai siang belajar di sekolah. Selanjutnya siang sampai malam belajar di pondok pesantren.
Perihal bidang pangan dan lingkungan hidup, kami sudah melakukan penghijauan di Kabupaten Maros, Takalar, dan Luwu. “Di bidang ekonomi syariah, LDII antara lain bekerjasama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI),” kata dosen ilmu pertanian ini.
Di kesempatan tersebut, pengurus LDII Sulawesi Selatan Asdar Mattiro SSos menyampaikan undangan kepada panglima untuk hadir di pengajian akbar LDII. Menurut rencana, panglima akan hadir di pengajian akbar tersebut pada 17 Juli 2022.
Lihat Juga :